Tour Keliling Sekolah MPLS Ramah Sampai Bersih Pantai

  • 19 Jul 2025 15:35 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram: Waktu tak terasa berlalu begitu cepat, sama halnya dengan musim maka MPLS telah tiba. MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) Tahun Ajaran 2025/2026 telah berlangsung dengan aman dan nyaman, sesuai Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram No. 400.3.1 / 2053 / Disdik / VII /2025, yang menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 10 Tahun 2025 tanggal 4 Juli 2025 tentang Pelaksanaan Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan Ramah pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Tahun 2025/2026.

Dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah itu juga menyatakan bahwa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sedang melakukan penyesuaian kebijakan terkait MPLS bagi murid baru pada satuan pendidikan jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah yang berorientasi pada penguatan karakter murid dan perwujudan pendidikan bermutu dengan pelibatan partisipasi semesta.

MAKNA MPLS RAMAH 2025

Makna dan tujuan MPLS Ramah 2025 antara lain: 1. Menumbuhkan dan menguatkan karakter serta profil lulusan baru melalui Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Pertemuan Pagi Ceria, Pengenalan Profil Lulusan dan kegiatan lainnya terkait program, pencegahan penyimpangan isu social; 2. Membantu murid baru untuk mengenal, beradaptasi dan berinteraksi positif dengan warga satuan Pendidikan; 3. Membantu murid baru untuk mengenal dan beradaptasi terhadap sarana dan prasarana yang tersedia di lingkungan satuan Pendidikan; 4. Membantu murid baru untuk mengenal kurikulum (Visi, Misi, Tujuan, Intrakurikuler, Kokurikuler, Ekstrakurikuler dan budaya) satuan Pendidikan; 5. Mengenalkan karakteristik dan kebutuhan perkembangan setiap muridbaru sebagai bahan pertimbangan guru untuk merencanakan dan melaksanakan pembelajaran mendalam yang berkesadaran, bermakna dan menggembirakan; 6. Membantu murid baru untuk mengenal dan beradaptasi terhadap kondisi llingkungan sekitar satuan pendidikan.

PRINSIP MPLS 2025

Prinsip berfungsi sebagai rambu-rambu dalam pelaksanaan MPLS Ramah agar berjalan secara efektif, mendidik dan menggembirakan bagi seluruh murid baru, anatara lain: 1. Ramah, kegiatan MPLS Ramah dirancang dan dilaksanakan dengan memuliakan, menjunjung tinggi nilai karakter untuk mewujudkan lingkungan belajar aman, nyaman dan menggembirakan melalui pemberian pengalaman belajar yang berkesaran, bermakna dan menggembirakan; 2. Edukatif, setiap kegiatan MPLS Ramah harus mengandung nilai-nilai Pendidikan , artinya seluruh materi dan metode yang digunakan dalam MPLS Ramah harus berorientasi pada pengembangan pengetahuan, keterampilan dan karakter murid; 3. Efektif dan Efesiensi, efektif berarti kegiatan harus sesuai dengan maksud dan tujuan MPLS Ramah untuk membantu murid mengenal dan beradaptasi di satuan Pendidikan baru, efesiensi berarti pelaksanaan kegiatan MPLS Ramah menggunakan sumber daya yang optimal dan tidak berlebihan; 4. Inklusif, kegiatan MPLS Ramah harus bisa diakses oleh seluruh murid baru tanpa terkecuali dan satuan Pendidikan harus memastikan bahwa semua murid baru tanpa hambatan finansial atau logistic; 5. Patisipatif, penyelenggaraan MPLS Ramah harus melibatkan seluruh warga satuan Pendidikan dan komite satuan Pendidikan. Keterlibatan semua pihak akan memastikan bahwa MPLS Ramah menjadi tanggung jawab Bersama dan dilaksanakan secara kolaboratif; 6. Fleksibel, satuan Pendidikan dapat menyesuaikan pelaksanaan MPLS Ramah sesuai dengan kondisi dan kebutuhan dengan mengacu pada panduan yang telah di tetapkan.

WAKTU PELAKSANAAN MPLS RAMAH 2025

MPLS Ramah dilaksanakan selama lima hari pada jam kerja sekolah. Tanggalnya disesuaikan dengan kalender akademik dinas Pendidikan daerah. MPLS Ramah harus diadakan pada minggu pertama awal tahun ajaran 2025/2025, dan untuk di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Mataram berdasarkan Surat Edaran di atas, maka MPLS Ramah berlangsung dari Senin - Jumat, tanggal 14-18 Juli 2025.

PENGUATAN KARAKTER

Dalam kegiatan MPLS diarahkan untuk membangun lingkungan pembelajaran yang menyenangkan , menanamkan kebanggaan dalam lingkungan pembelajaran yang menyenangkan, menanamkan kebanggan dalam lingkungan pembelajaran yang menjunjung tinggi toleransi. Di samping itu MPLS juga diarahkan untuk mencegah berbagai bentuk perundungan dan radikalisme, bergerak serta berkolaborasi dengan seluruh warga satuan Pendidikan.

SERBA SERBI MPLS

MPLS merupakan aktivitas yang diselenggarakan oleh Satuan Pendidikan dalam rangka memperkenalkan murid baru terhadap berbagai hal yang berkolerasi dengan sekolah. Perkenalan tersebut bukan hanya sekedar perkenalan sebatas antar murid baru atau dengan kakak kelas serta guru, tetapi juga pada beberapa komponen lainnya yang menyertai seperti tenaga kependidikan dan warga sekolah lainnya.

Dengan memaknai pengertian MPLS di atas, maka seluruh aktivitas yang dilaksanakan haruslah bersifat edukatif dan menyenangkan, sehingga murid baru mampu mengenali ekosistem sekolah dan menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, proses belajar yang menyenangkan, meningkatkan prestasi baik akademik maupun non akademik dan menumbuh kembangkan karakter murid baru.

Penguatan nilai-nilai yang terkandung dalam kegiatan MPLS dilakukan melalui MPLS Ramah yang asyik dan menyenangkan, antara lain :

1. Upacara Bendera dengan penyerahan murid baru dari ketua komite kepada kepada sekolah

Upacara bendera biasanya dilakukan pada hari pertama masuk sekolah. Agar lebih berkesan di depan murid kelas 8 dan 9, maka murid baru diserahkan oleh ketua komite kepada kepala sekolah dengan 2 perwakilan murid baru (laki dan perempuan). Serah terima murid baru ini dengan pemakaian topi SMP dan mengalungan nama siswa yang diikuti oleh seluruh peserta upacara murid baru kelas 7 yang dihadiri oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan. Dalam kesempatan ini ketua komite memberikan motivasi dan dukungan kepada seluruh murid baru yang harus bangga sebagai pemenang dalam seleksi menerimaan murid baru dan menempuh Pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan menjadi warga baru di sekolah ini, maka harus mengenal lingkungan sekolahnya karena tak kenal maka tak saying, serta harus bangga menjadi warga baru di sekolah agar bisa tumbuh berkembang meraih dan mewujudkan menjadi murid yang berprestasi baik dalam bidang akademik maupun dalam bidang non akademik.

2. Pendidikan Anti Narkoba dan Kenakalan Remaja oleh pihak BNN, yang diisi oleh narasumber BNN Kota Mataram

3. Pengenalan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat adalah bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat. Gerakan ini diluncurkan oleh Kemendikdasmen untuk membentuk karakter anak Indonesia sejak dini, dengan tujuan menciptakan generasi emas Indonesia di tahun 2045. Yang dikenalkan lewat syair lagu juga bisa, Satu, yuk kita bangun pagi Dua, ibadah dengan hati Tiga, olah raga kita awali Semangat meraih mimpi Empat, belajar di gemari Lima, makan sehat bergizi Enam, bermasyarakat itu pasti Tujuh, tidur dicukupi Inilah kawan 7 kebiasaan anak indonesia hebat ayo lakukan 7 kebiasaan anak indonesia hebat

4. Wawasan Wiyata Mandala dengan Sosialisasi Tata Tertib dan Aturan Sekolah. Pihak sekolah juga wajib mensosialisasikan tata tertib sekolah dan aturan sekolah. Hal ini bertujuan agar siswa mengerti Batasan terkait aktivitas yang diperbolehkan dan di larang. Dan pengenalan Visi dan Misi Sekolah, para murid baru dianjurkan untuk dikenalkan visi, misi sekolah. Tujuannya tidak lain agar murid baru bisa memahami tujuan dan kegiatan pembelajaran yang diadakan pihak sekolah.

5. Kegiatan MBG (Makan Bergisi Gratis) pada jam istirahat murid baru yang diisi dengan makan makanan yang bergizi yang diberikan oleh pemerintah pada program MBG.

6. Aku dan sekolahku, dengan Tour keliling sekolah, para murid baru bisa diajak keliling di setiap bagian gedung sekolah. Dengan ini murid baru bisa melihat langsung situasi sekolah tempatnya belajar.

7. Kegiatan keagamaan sebagai wujud iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, seperti kegiatan sholat Dzuhur dan ceramah Agama yang tetap diisi dengan materi-materi keagamaan, dengan memanfaatkan tenaga pendidik atau tenaga kependidikan untuk memberikan ceramah agama pada jadwal Imtaq Jumat.

8. Kegiatan Pagi Ceria dengan Gerakan 3 S (Senyum, Salam, Sapa), Senam GSS dan Menyanyikan lagu Indonesia Raya (menanamkan Jiwa Patriotisme pada murid baru)

9. Pengenalan Guru, Tenaga Kependidikan dan Warga Sekolah, tidak hanya sebatas tempat murid akan belajar. Murid baru juga wajib mengenal warga sekolah mulai dari kepala sekolah. Wakil, dewan komite, guru, tenaga kependidikan dan penjaga sekolah.

10. Pencegahan Bahaya Perundungan/Bullying oleh narasumber dari DP3AP2KB.

11. Deklarasi Anti Kekerasan

12. Pengenalan Profil Kelulusan

13. Pencegahan Pernikahan dini dan dampaknya

14. Materi kedisiplinan, kepemimpinan dari pihak kepolisian. MPLS tidak hanya sebatas mengenal lingkungan sekolah saja. Murid baru juga perlu diberikan materi terkait kedisiplinan, kepemimpinan agar paham peraturan, tata tertib serta bercita-cita menjadi seorang pemimpin dan dapat menanamkan karakter jiwa kepemimpinan pada diri murid baru.

15. Pencegahan tentang isu pornografi

16. Demontrasi, pengenalan dan pemetaan kegiatan ekstrakurikuler, adanya penampilan dari seluruh murid yang mengikuti ektrakurikuler sekolah di depan pada murid baru kelas 7 dan pemetaan kegiataan ektrakurikuler yang dipilih oleh murid baru yang didampingi oleh kakak kelas anggota OSIS sekolah agar murid baru paham dan mengikuti program ekstrakurikuler di sekolah. Kegiatan ekstrakurikuler di bidang keagamaan, olah raga, seni budaya maupun bidang studi yang diminati.

17. Kegiatan bermasyarakat dan Bakti Sosial, MPLS tidak hanya dilakukan di lingkungan sekolah saja. Dengan adanya peristiwa bencana banjir pada tanggal 6 Juli 2025 maka sekolah menggalang dana social bentuk Gerakan Peduli Sekolah dan murid berserta warga sekolah menggalang dana sumbangan seihklasnya untuk membantu murid-murid atau guru yang terkena dampak banjir bandang Kota Mataram dan disalurkan oleh sekolah melalui dinas Pendidikan Kota Mataram. Murid baru bisa melaksanakan kegiatan bakti sosial di luar sekolah seperti kerja bakti membersihkan lingkungan, dengan mengikuti kegiatan bersih pantai yang dimulai dari memungut sampah-sampah plastik di sepanjang pantai Mapak Indah sampai pantai Gading yang berada di belakang sekolah dan adanya penyuluhan Konservasi Penyu dan kura-kura laut di pantai Mapak Indah Kota Mataram.

18. Pengenalan empat pilar kebangsaan yang terdiri dari Pancasila sebagai dasar negara Indonesia, UUD 1945 sebagai Hukum dasar negara Indonesia, NKRI (Negara Indonesia yang berbentuk Kesatuan dan memiliki sistem pemerintahan Republik), Bhinneka Tunggal Ika (Semboyan negara Indonesia yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu jua)

19. Pencegahan Isu Judi Online ( yang marak sekarang ini karena adanya HP)

20. Permainan tradisional (team game tournament), pada kegiatan MPLS ini bertujuan untuk melatih kekompakan murid baru. Cara ini bisa ditempuh dengan melaksanakan permainan tradisional yang melatih Kerjasama antar siswa, misalnya memindahkan kardus, memindahkan gelas berisi air,dll

21. Pengenalan Gerakan Literasi Sekolah dengan mengajak murid baru berkeliling dan mengenal ruang perpustakaan sekolah dan bagaimana cara menjadi anggota perpustakaan serta cara meminjam dan mengembalikan buku di perpusatakaan sekolah.

22. Sesi Tanya jawab, murid baru sebaiknya diberi kesempatan mengetahui lebih dalam terkait lingkungan sekolahnya lewat sesi tanya jawab, baik kepada guru maupun kakak kelasnya sendiri, sehingga timbul kepercayaan diri murid baru untuk berani tampil dan mengemukakan pendapat dan berani berbicara di depan umum.

23. Seraba serbi MPLS Ramah ditutup dengan acara Renungan dan Motivasi dari kepala sekolah. Pada akhir kegiatan MPLS sebagai kata penutup dari kepala sekolah mengajak murid baru merenung dan memberikan motivasi bahwa sebagai murid baru harus berani tampil berbicara mengemukakan pendapatnya dan menyatakan perasaannya serta menyampaikan masalah-masalah yang dihadapi dalam pembelajaran sehingga dapat dicarikan pemecahan masalahanya secara Bersama sesuai peraturan yang berlaku untuk melindungi hak murid agar tumbuh komunikasi yang baik dan lancar antara murid kepada guru, tenaga kependidikan dan warga sekolah lainnya untuk mewujudkan kesuksesan dalam belajar di sekolah.

PESAN DAN KESAN MPLS RAMAH 2025

Kesan dan Pesan dari salah satu Ketua Panitia MPLS SMP di Kota Mataram, Bahwa dengan kegiatan MPLS Ramah 2025, kesan : seluruh murid baru telah sukses mengikuti seluruh rangkaian acara MPLS selama 5 hari dengan kondisi sehat, gembira dan penuh keakraban, Pesannya setelah mengikuti MPLS Ramah 2025 seluruh murid baru dapat mewujudkan jargon sekolah SPENTUBELS JOSS, yaitu menjadi murid yang JUJUR OPTIMIS SEMANGAT DAN SUKSES.

Kesan dan pesan dari salah seorang guru sebagai panitia MPLS bahwa guru bertugas melayani secara maksimal kebutuhan murid di sekolah sehingga perlu komunikasi yang terbuka antara guru dengan murid, Guru dengan tenaga kependidikan serta guru dengan orang tua sebagai pendukung semua kegiatan sekolah agar berjalan dengan lancer untuk kesuksesan Bersama.

Kesan dan pesan dari salah satu murid baru MPLS, kesan : selama lima hari penuh canda dan tawa, banyak hal baru yang bisa didapatkan.Kegiatannya bermanfaat. Kakak OSIS hebat dan keren, acaranya seru dan guru-gurunya suportif. Pesan : Efektifitas waktu bisa diperbaiki sehingga seluruh kegiatan bisa berjalan sesuai rundown. Selebihnya dah keren habis. Semoga MPLS tahun depan bisa semakin seru.

Oleh: Ni Komang Ratnawati Giri, S.Pd., Guru PPKn SMP Negeri 17 Mataram.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....