Wabup Lobar Tegaskan Penurunan Stunting Prioritas Utama Daerah

  • 05 Feb 2026 07:29 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat - Dalam upaya menekan angka stunting, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Kesehatan terus menggencarkan pembekalan dan monitoring terhadap Bidan Asuh Balita Berisiko Stunting. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari strategi percepatan penurunan stunting di daerah dan dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat, Rabu, 4 Februari 2026.

Acara dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha (UNA), Kepala Dinas Kesehatan P2KB Lombok Barat, para Kepala Puskesmas, serta seluruh Bidan Asuh se-Kabupaten Lombok Barat.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Lombok Barat sekaligus Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting, Hj. Nurul Adha (UNA) menegaskan upaya mengeluarkan anak dari kondisi stunting membutuhkan penanganan yang komprehensif dan berkelanjutan. 

“Pemberian susu khusus untuk anak stunting tidak serta-merta langsung menyembuhkan kondisi tersebut. Namun setidaknya dapat membantu meningkatkan tinggi dan berat badan anak sebagai bagian dari proses pemulihan,” jelasnya.

UNA menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menurunkan angka stunting di Lombok Barat. “Stunting bukan hanya soal gizi, tetapi juga berkaitan dengan pola asuh, lingkungan, serta akses terhadap layanan kesehatan. Karena itu, semua pihak harus bergerak bersama agar target penurunan stunting dapat tercapai,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Lombok Barat, Hj. Erni Suryana, menyampaikan stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis selama 1.000 hari pertama kehidupan, mulai dari masa kehamilan hingga usia dua tahun. Ia menekankan peran Bidan Asuh sebagai garda terdepan dalam melakukan intervensi dini, pendampingan ibu hamil, serta pemantauan tumbuh kembang balita.

“Mari kita perkuat pemantauan khusus mulai dari ibu hamil hingga calon pengantin, dengan mengondisikan sistem pendampingan yang tepat sasaran. Dengan demikian, langkah yang dilaksanakan dapat selaras dan mendukung program kesehatan secara menyeluruh,” ungkap Hj. Erni.

Komitmen bersama ini menjadi fondasi kuat bagi Pemerintah Kabupaten Lombok Barat untuk mempercepat penurunan angka stunting melalui program terintegrasi berbasis data akurat, serta berorientasi pada peningkatan kualitas hidup generasi masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....