DP3AKB Harap MBG Dapat Turunkan Angka Stunting Bima
- 26 Jan 2026 10:30 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) menaruh harapan besar kepada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam menangani kasus stunting. Terutama bagi masyarakat yang ada di wilayah desa terpencil, desa tertinggal dan desa terisolir.
Jika mampu menyasar segmen itu maka besar kemungkinan percepatan penurunan angka stunting dapat direalisasikan tahun 2026.
Kepala Dinas P3AKB, Nurdin, Sos mengatakan pada tahun 2026 pihaknya berupaya meningkatkan kinerja untuk menuntaskan kasus stunting di wilayah Kabupaten Bima.
Kata Nurdin, berbagai cara dilakukan untuk menangani masalah stunting, diantaranya memperkuat kerjasama antar semua pihak, baik itu dinas terkait dilingkup pemerintah Kabupaten Bima, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, puskemas.
"Saya harapkan pada tahun 2026 angka stunting kalau bisa mencapai angka 14, sesuai dengan ketentuan secara nasional," ujar Nurdin, Senin 26 Januari 2026.
Dalam kesempatan itu, Nurdin berharap kehadiran MBG dapat menjadi senjata ampuh untuk mendukung program percepatan penanganan kasus stunting di Kabupaten Bima. Terutama bagi masyarakat yang ada di pelosok-pelosok.
"Mungkin dengan adanya MBG sekarang sangat membantu dalam menangani masalah stunting. Kami berharap MBG ini menyasar masyarakat desa yang benar benar tidak mampu, terutama desa 3T (desa terpencil, desa tertinggal dan desa Terisolir)," ucapnya menegaskan.
Sekedar diketahui, Pemerintah Kabupaten Bima tengah berjuang keras untuk menangani masalah stunting yang ada.
Perjuangan itu tampaknya membuahkan hasil yang maksimal. Terlihat dari angka stunting yang semakin menurun sejak awal tahun 2025 hingga akhir 2025.
Saat ini angka stunting Kabupaten Bima, yakni 18 persen per Desember 2025. Berbeda dengan data awal tahun 2026, yaitu 36 persen..
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....