2.000 Penonton Padati Final KTSB Cup VI, Polisi Pastikan Laga Tertib

  • 31 Agt 2026 15:07 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Sekitar 2.000 penonton memadati GOR Mini Desa Gunungsari, Lombok Barat, saat Basel FC berhadapan dengan Argentoya pada partai final KTSB Cup VI, Minggu 30 Agustus 2026. Polsek Gunungsari mengerahkan personel untuk mengawal jalannya pertandingan hingga acara penutupan.

Pengamanan dipimpin Kapolsek Gunungsari AKP Imran Rosyadi. Personel ditempatkan di sekitar lapangan, area penonton dan suporter, serta jalur keluar-masuk lokasi untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan kepadatan massa.

"Kami menyiagakan personel untuk memastikan pertandingan final dan rangkaian penutupan berjalan aman, tertib dan lancar. Antusiasme penonton sangat tinggi sehingga pengamanan kami lakukan secara menyeluruh," kata Imran.

Ribuan penonton memadati laga final KTSB Cup VI di GOR Mini Gunungsari, Minggu 30 Agustus 2026. (Foto: RRI/Humas Polresta Mataram)

Laga final berlangsung dengan durasi 2x35 menit. Basel FC tampil dominan dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 3-0 atas Argentoya.

Setelah pertandingan, kegiatan dilanjutkan dengan penutupan turnamen dan pembagian hadiah. KTSB Cup VI tahun ini diikuti 52 klub dari berbagai daerah di Pulau Lombok dan berlangsung selama sekitar dua bulan.

Imran mengatakan kelancaran pertandingan tidak hanya bergantung pada pengamanan kepolisian, tetapi juga kesadaran panitia, pemain dan suporter dalam menjaga ketertiban. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang ikut menciptakan suasana kondusif selama turnamen.

"Kami mengapresiasi panitia, pemain dan suporter yang ikut menjaga ketertiban. Sepak bola harus menjadi hiburan sekaligus ruang mempererat silaturahmi masyarakat," ujarnya.

Basel FC berhak membawa pulang piala bergilir, medali dan uang pembinaan Rp20 juta sebagai juara pertama. Argentoya sebagai runner-up menerima piala, medali dan uang pembinaan Rp15 juta.

PS Lingsar dan Batman FC menempati posisi juara III bersama dengan hadiah masing-masing berupa piala dan uang pembinaan Rp10 juta.

Panitia juga memberikan penghargaan individu kepada sejumlah pemain. Jajang dari Basel FC menjadi kiper terbaik, M. Zidan Alfarezi dari PS Lingsar meraih gelar top scorer, sedangkan Andreas Muji dari Basel FC dinobatkan sebagai pemain terbaik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....