Rekor Kelam Argentina, 90 Menit Tanpa Tembakan di Final Piala Dunia 2026
- 21 Jul 2026 07:53 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Argentina mencetak rekor kelam di final Piala Dunia usai gagal melepaskan satu pun tembakan dalam 90 menit. Intip ulasan taktikal, fakta menarik, dan referensinya di sini!
RRI.CO.ID, Mataram - Pertandingan puncak Piala Dunia antara Argentina dan Spanyol meninggalkan catatan sejarah yang tidak akan pernah ingin diingat oleh publik Albiceleste. Di balik sengitnya laga yang berlanjut hingga babak tambahan waktu (extra time), Argentina mencatatkan rekor paling kelam dalam sejarah sepak bola modern, menjadi tim pertama yang sama sekali tidak melepaskan tembakan (0 shots) selama 90 menit penuh di partai final. Catatan ini dikonfirmasi langsung melalui data analisis pertandingan Opta Analyst.
Terkurung dalam Kurungan Taktis Spanyol
Lini serang Argentina dibuat tak berkutik oleh skema high-pressing dan penguasaan bola kolektif yang diperagakan La Roja. Lionel Messi yang biasanya menjadi motor serangan terisolasi total, ia hanya mencatatkan 15 sentuhan bola sepanjang 90 menit reguler, sebuah angka yang sangat kontras jika dibandingkan dengan efektivitas permainan biasanya, sebagaimana dicatat oleh ESPN Match Centre.
Garis pertahanan tinggi Spanyol yang dikomandoi lini belakang mereka berhasil memotong setiap alur distribusi bola Argentina dari lini tengah. Argentina praktis lebih banyak bertahan dan memotong tempo ketimbang membangun serangan.
Tembakan pertama Argentina baru lahir pada menit ke-117 di babak tambahan waktu. Namun, hingga peluit panjang berbunyi, anak asuh Lionel Scaloni gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran (shot on target).
5 Fakta Menarik yang Mewarnai Final Piala Dunia
Pahlawan Kesiangan Emiliano Martínez
Meski gawangnya kebobolan di masa extra time, Emiliano Martínez tampil bagaikan benteng kokoh. Ia mencatatkan 11 penyelamatan krusial, rekor penyelamatan terbanyak oleh seorang penjaga gawang dalam satu laga final Piala Dunia berdasarkan laporan resmi dari FIFA Match Reports.
Kartu Merah Pertama di Final Sejak 2010
Argentina harus bermain dengan 10 pemain di babak tambahan usai Enzo Fernández mendapat kartu kuning kedua akibat pelanggaran keras di masa injury time babak kedua. Menurut ulasan BBC Sport, Enzo menjadi pemain pertama yang dikartu merah di final Piala Dunia sejak Johnny Heitinga pada final 2010.
Kutukan Peringkat 1 FIFA Masih Berlanjut
Sejak peringkat FIFA diperkenalkan pada tahun 1992, belum pernah ada tim yang menduduki peringkat #1 dunia berhasil keluar sebagai juara Piala Dunia. Argentina, yang datang ke turnamen sebagai peringkat nomor satu dunia menurut FIFA Men's World Ranking, harus merelakan trofi dan meneruskan "kutukan" tersebut.
Dominasi Ganda Spanyol di Sepak Bola Dunia
Dengan kemenangan ini, Spanyol mengukir sejarah manis sebagai negara pertama yang memegang gelar Juara Piala Dunia Pria dan Wanita secara bersamaan, mengacu pada data rekor bersejarah yang dirilis oleh Goal.com.
Ketajaman 'Nir-Tembakan' Argentina di Tiga Final
Menganalisis statistik sejarah dari Stathead Football / FBref, Argentina kini memegang rekor unik sekaligus getir: mereka tiga kali kalah di final Piala Dunia tanpa melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran (shots on target), yakni pada final 1990 (vs Jerman Barat), 2014 (vs Jerman), dan edisi kali ini saat berhadapan dengan Spanyol.
# # # # #SepakBola #WorldCupFinal #LaRoja #TimnasArgentina #BeritaSepakBola #TimnasSpanyol
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....