Maroko Amankan Tiket 16 Besar setelah Singkirkan Belanda lewat Adu Pinalti

  • 30 Jun 2026 14:27 WIB
  •  Mataram

RRI .CO.ID, Mataram - Maroko memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Belanda melalui drama adu penalti pada laga 32 besar yang berlangsung di Monterrey, Selasa 30 Juni 2026. Tim berjuluk Atlas Lions itu menunjukkan mental kuat dengan bangkit setelah sempat tertinggal di waktu normal sebelum akhirnya mengunci kemenangan 3-2 dalam babak adu pinalti.

Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Kedua tim saling menekan dan berupaya menciptakan peluang, namun kokohnya lini pertahanan serta penampilan gemilang kedua penjaga gawang membuat skor tetap imbang hingga memasuki babak kedua.

Belanda akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-72 melalui Cody Gakpo. Gol tersebut berawal dari rangkaian serangan balik cepat. Wout Weghorst memenangkan duel udara dan mengarahkan bola kepada Crysencio Summerville. Meski sempat kehilangan keseimbangan, Summerville masih mampu mengirim umpan matang yang diselesaikan Gakpo menjadi gol.

Tertinggal satu gol membuat Maroko meningkatkan intensitas serangan. Upaya tersebut membuahkan hasil menjelang akhir pertandingan ketika bek tengah Issa Diop ikut membantu penyerangan. Memanfaatkan umpan silang Chemsdine Talbi, Diop menyundul bola ke dalam gawang Belanda dan mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Gol penyeimbang itu membangkitkan kepercayaan diri Maroko. Memasuki babak perpanjangan waktu, mereka tampil lebih dominan dan mampu menekan pertahanan Belanda, terutama sepanjang extra time pertama. Sementara Belanda lebih banyak mengandalkan serangan balik untuk mencari celah.

Pada babak kedua extra time, Belanda mulai berani mengambil inisiatif menyerang. Meski kedua tim sama-sama memperoleh peluang, tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan. Pemenang pun harus ditentukan melalui adu penalti.

Belanda membuka adu penalti dengan baik ketika Teun Koopmeiners sukses menjalankan tugasnya, sementara eksekutor pertama Maroko, Neil El Aynaoui, gagal setelah sepakannya membentur mistar gawang.

Namun momentum berbalik pada tendangan kedua. Justin Kluivert gagal menambah keunggulan Belanda karena bola mengenai tiang. Soufiane Rahimi kemudian menyamakan skor menjadi 1-1.

Wout Weghorst kembali membawa Belanda unggul lewat eksekusi yang sempurna pada giliran ketiga. Keunggulan itu tidak bertahan lama setelah Chemsdine Talbi sukses menaklukkan Bart Verbruggen sehingga skor kembali imbang 2-2.

Drama berlanjut pada giliran keempat. Quinten Timber gagal memanfaatkan peluang meski kiper Yassine Bono sudah bergerak ke arah yang salah karena bola melenceng dari sasaran. Maroko juga menyia-nyiakan kesempatan ketika Achraf Hakimi menghantam tiang gawang.

Penentuan terjadi pada tendangan kelima. Crysencio Summerville gagal mencetak gol setelah sepakannya berhasil ditepis Bono. Kesempatan emas itu dimanfaatkan Ismael Saibari yang tampil tenang saat berhadapan dengan Verbruggen. Sepakannya bersarang di gawang Belanda dan memastikan kemenangan Maroko 3-2 dalam adu penalti.

Keberhasilan ini mengantarkan Maroko melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 dengan penuh drama. Penampilan disiplin sepanjang pertandingan serta ketenangan para pemain di momen-momen krusial menjadi kunci keberhasilan Atlas Lions menyingkirkan salah satu kekuatan sepak bola Eropa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....