TVRI Gratiskan Siaran Langsung Piala Dunia 2026 untuk Seluruh Indonesia

  • 03 Mei 2026 09:21 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat - Lombok Barat bersiap menyambut gegap gempita pesta sepak bola dunia. Kabar besar datang dari TVRI yang resmi mendapat hak siar penuh Piala Dunia 2026, sebuah momentum bersejarah yang dipastikan dapat dinikmati masyarakat Indonesia secara gratis hingga ke pelosok negeri.

Ajang akbar yang akan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026 itu akan disiarkan secara menyeluruh oleh TVRI, mulai dari babak penyisihan grup, semifinal, hingga partai final dikanal TVRI Nasional dan TVRI Sprot. Total sebanyak 104 pertandingan akan tayang tanpa pungutan biaya, menjadi hadiah istimewa dari pemerintah bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kepala Stasiun TVRI Nusa Tenggara Barat, Okta Helena Kati Jara, S.Sos., M.M., menegaskan kesempatan tersebut merupakan amanah besar yang diberikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia kepada TVRI.

“TVRI mendapat kesempatan oleh Presiden Republik Indonesia untuk menyiarkan seluruh pertandingan Piala Dunia 2026. Ini adalah kabar gembira bagi seluruh masyarakat karena seluruh tayangan dapat disaksikan secara gratis, termasuk oleh masyarakat di pelosok daerah,” ujar Okta saat berada di taman Gerung, Lombok Barat. Sabtu 2 Mei 2026.

Menurutnya, langkah ini menjadi sejarah baru dalam dunia penyiaran nasional. Jika sebelumnya hak siar kerap terbatas pada saluran berbayar atau pihak tertentu, kini seluruh rakyat dapat menikmati ajang bergengsi dunia melalui televisi nasional tanpa hambatan.

“Ini adalah kado istimewa dari Bapak Presiden untuk masyarakat Indonesia. Semua orang bisa menyaksikan tanpa harus berlangganan atau membeli akses siaran,” katanya.

Untuk memastikan seluruh warga dapat menikmati tayangan tersebut, TVRI juga terus melakukan sosialisasi ke berbagai daerah, termasuk di Lombok Barat. Edukasi mengenai siaran digital menjadi fokus utama, mengingat sebagian masyarakat masih menggunakan televisi analog.

“Karena saat ini televisi sudah digital, masyarakat yang masih memakai TV analog perlu menambahkan set top box. Kami juga menyiapkan petugas untuk membantu masyarakat agar siaran TVRI bisa tertangkap dengan baik, terutama saat Piala Dunia berlangsung,” ucapnya.

Tak hanya sekadar hiburan, TVRI juga mendorong pemerintah daerah untuk memanfaatkan momentum Piala Dunia sebagai penggerak ekonomi masyarakat melalui kegiatan nonton bareng.

“Kami berharap ada dukungan dari pemerintah daerah untuk menggelar nonton bareng bersama masyarakat. Ini bukan hanya soal sepak bola, tetapi juga peluang bagi UMKM dan pedagang kecil untuk meningkatkan pendapatan,” katanya menegaskan.

Harapan itu langsung mendapat respons positif dari Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, menyatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai fasilitas guna mendukung antusiasme masyarakat dalam menyaksikan Piala Dunia 2026.

“Sepak bola adalah olahraga yang sangat digemari oleh seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, kami sudah menyiapkan videotron berukuran 9x6 meter di depan alun-alun Gerung untuk menayangkan seluruh pertandingan secara langsung,” ujarnya.

Bupati menilai kehadiran siaran gratis melalui TVRI menjadi peluang besar untuk menghidupkan pusat kota sekaligus memperkuat sektor usaha kecil.

“Kenapa saya lakukan ini? Karena saya ingin menghidupkan Kota Gerung. Dengan adanya nonton bareng secara terus-menerus, UMKM akan tumbuh. Perputaran uang di kawasan ini setiap malam pekan sudah mencapai ratusan juta rupiah,” katanya.

Ia menambahkan, jumlah pelaku UMKM di kawasan alun-alun terus meningkat dan kini telah menembus lebih dari 150 pelaku usaha. Hal itu menjadi indikator bahwa strategi menghidupkan ruang publik telah membawa dampak ekonomi nyata.

“Lombok Barat harus dibangun dari desa. Ketika ruang publik hidup, ekonomi rakyat ikut bergerak. Itulah semangat kami dalam menata Gerung sebagai pusat aktivitas masyarakat,” ucapnya.

Sebagai penunjang, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat juga menyediakan akses internet gratis 24 jam di kawasan taman kota agar masyarakat semakin nyaman menikmati berbagai kegiatan.

“Kami sudah gratiskan internet selama 24 jam di area alun-alun dan taman kota. Ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang publik modern yang inklusif untuk semua warga,” katanya menegaskan.

Bupati pun mengapresiasi inisiatif TVRI dan dukungan pemerintah pusat dalam menghadirkan siaran Piala Dunia gratis untuk masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TVRI dan pemerintah pusat, khususnya Bapak Presiden, yang telah memberikan kesempatan ini kepada masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Lebih jauh, ia berharap euforia Piala Dunia 2026 tidak berhenti sebagai tontonan semata, tetapi mampu memantik lahirnya bibit-bibit atlet sepak bola dari daerah.

“Kami berharap siaran langsung ini dapat menumbuhkan minat generasi muda untuk menjadi atlet. Sejak dini mereka harus diprogramkan agar mampu mengharumkan daerah dan negara di level yang lebih tinggi,” katanya mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....