PSSI NTB Sanksi Tegas Pelanggaran di Liga 4

  • 28 Jan 2026 12:47 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – PSSI Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmennya dalam menegakkan regulasi dan disiplin selama pelaksanaan kompetisi Liga 4. Setiap pelanggaran yang terjadi di lapangan, baik yang dilakukan oleh pemain, pelatih, manajer, maupun ofisial tim, dipastikan akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Wakil Ketua PSSI NTB, H. Suhaimi, menegaskan bahwa seluruh rangkaian kompetisi telah memiliki dasar hukum yang jelas. Regulasi tersebut mengacu pada Laws of the Game, Peraturan Organisasi (PO) PSSI, serta Statuta PSSI yang menjadi pedoman utama dalam pengelolaan dan penegakan disiplin kompetisi.

“Tentunya kan ada regulasi yang sudah ditentukan. Apa yang dilakukan, ada kejadian, ada dasar hukum yang akan dikenakan baik untuk pemain, untuk pelatih, untuk manajer, dan tentunya semua yang berkaitan erat dengan pelaksanaan kompetisi itu sudah ada regulasi yang ditentukan oleh PSSI,” ujar H. Suhaimi saat dijumpai beberpa waktu lalu.

Ia menegaskan, jika terjadi persoalan atau pelanggaran selama pertandingan Liga 4, maka sanksi akan diberikan secara tegas dan objektif. PSSI NTB, kata dia, tidak akan mengambil keputusan di luar aturan yang sudah ditetapkan secara nasional.

“Sudah ada regulasi yang ditentukan oleh PSSI, baik itu berdasar dari Laws of the Game, berdasar dari PO PSSI, maupun dari Statuta PSSI. Jadi kita tidak bisa berandai-andai tentunya sanksi yang harus kita berikan,” ucapnya.

Menurut H. Suhaimi, penegakan disiplin ini penting untuk menjaga sportivitas, kredibilitas kompetisi, serta pembinaan sepak bola di daerah. Liga 4 diharapkan menjadi wadah pembinaan yang sehat bagi klub-klub dan pemain muda, sehingga semua pihak wajib menjunjung tinggi aturan yang berlaku.

PSSI NTB juga mengimbau seluruh tim peserta Liga 4 untuk memahami regulasi kompetisi secara menyeluruh dan menjaga sikap selama pertandingan, baik di dalam maupun di luar lapangan, agar kompetisi berjalan lancar, aman, dan profesional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....