Lautaro Siap Bawa Trofi Liga Champions ke Milano
- 31 Mei 2025 06:45 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram: Menjelang final Liga Champions UEFA antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Inter Milan, kapten Nerazzurri Lautaro Martínez memberikan pernyataan penuh semangat dari stadion tempat laga puncak akan digelar, Minggu dini hari nanti. Pemain asal Argentina itu menegaskan tekad timnya untuk mengakhiri penantian trofi Liga Champions dan mempersembahkannya kepada publik Milano.
“Saya sudah meraih banyak hal besar dalam karier saya, baik di level internasional maupun bersama Inter,” ujar Lautaro, Jumat (30/5/2025).
“Liga Champions adalah pencapaian luar biasa bagi siapa pun. Kami akan mencoba bermain sempurna agar trofi ini bisa kembali ke Italia, ke Milano, tempat di mana trofi ini sudah lama tidak singgah.”
Sebagai juara dunia dan pemain berpengalaman di berbagai final, Lautaro menilai bahwa fokus terhadap hal-hal kecil akan menjadi kunci.
“Detail sangat menentukan dalam pertandingan seperti ini. Kami harus tetap fokus, kami tahu apa yang harus dilakukan, dan kami sudah mempersiapkan segalanya dengan baik,” tambahnya.
Saat ditanya mengenai perasaannya menjelang laga penting ini, sang kapten mengaku siap mengemban tanggung jawab besar.
“Saya membawa tanggung jawab sebagai kapten, tapi setiap pertandingan itu penting. Ini adalah final Liga Champions, semua orang paham betapa berharganya trofi ini. Kami harus tetap bermain seperti sepanjang musim ini. Kami sangat menghormati lawan, tetapi kami juga punya kualitas untuk tampil sangat baik,” ucapnya.
Soal peluang meraih penghargaan Ballon d’Or, Lautaro tetap merendah dan menegaskan bahwa kepentingan tim lebih utama.
“Penghargaan individu tidak terlalu berarti – itu selalu nomor dua. Ini bukan soal Lautaro. Tentu, menyenangkan mendapat pengakuan pribadi, tetapi saya bermain untuk membahagiakan fans Inter. Saya sudah tujuh tahun di Italia, semua orang tahu kualitas saya. Tapi yang terpenting adalah bagaimana saya bisa membantu tim," harapnya.
Musim ini, Lautaro tampil tajam di kancah Eropa. Ia menyebut musim ini sebagai perjalanan spesial.
“Musim ini memang spesial – saya banyak mencetak gol. Tapi saya selalu berusaha berkembang setiap hari. Pikiran saya tidak berubah: tumbuh, membantu tim, dan terus mengejar target baru. Saya bangga dengan perjalanan ini. Ini adalah final kedua dalam tiga tahun terakhir yang kami raih lewat kerja keras dan kerendahan hati seluruh tim.”
Dua tahun sejak kekalahan di final Istanbul, Inter dinilai Lautaro sudah berkembang jauh.
“Kami tumbuh dan berkembang. Kami menghadapi lawan-lawan kuat di stadion-stadion sulit dan berhasil menang di tempat yang sudah lama tak pernah dikalahkan. Kami sudah mendapat respek dari semua pihak. Sekarang kami punya kesempatan membawa pulang trofi ini – semoga kali ini bisa kami wujudkan. Kami akan mencoba bermain sebaik mungkin," tegasnya.
Laga nanti diprediksi akan mempertemukan Lautaro dengan winger andalan PSG yang sudah dikenalnya baik: Khvicha Kvaratskhelia.
“Kami kenal dia dengan baik – kami sering bertemu di Serie A. Dia punya banyak kualitas, senang duel satu lawan satu, dan cepat dalam mencari ruang. Tapi fokus kami bukan hanya pada dia, karena PSG punya banyak pemain top. Hari ini kami akan jalani sesi latihan terakhir, tinjau detail akhir, lalu istirahat jelang laga penting ini," ujarnya.
Lautaro juga tak lupa menyampaikan apresiasi kepada pelatih Simone Inzaghi.
“Selalu ada pembicaraan setiap hari, tapi itu hal biasa. Pelatih terus bekerja keras untuk meningkatkan tim ini. Tentu, kemenangan ini akan kami persembahkan untuk dia, untuk fans kami, dan untuk keluarga kami. Ini adalah hasil dari kerja keras setiap hari, dan kami akan memberikan segalanya,” sebut Lautaro.
Sebagai penutup, Lautaro menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada klub yang telah menjadi rumahnya selama tujuh tahun terakhir.
“Saya harus berterima kasih kepada Inter karena saya merasa seperti lahir di sini. Cara saya mengucapkan terima kasih adalah lewat performa di lapangan – saya selalu berusaha memberikan lebih dari 100 persen. Trofi adalah bentuk balasan terbaik yang bisa saya persembahkan untuk klub ini. Mari beri segalanya. Perjalanan sampai ke titik ini tidak mudah. Kami sudah bekerja sangat keras dan pantas berada di final ini," pungkasnya.
Inter Milan akan menghadapi PSG di final Liga Champions UEFA yang dijadwalkan berlangsung Minggu dini hari 02.00 WIB. Laga ini akan menjadi penentu apakah Lautaro dan rekan-rekannya mampu mengakhiri penantian panjang dan membawa pulang trofi Si Kuping Besar ke kota mode.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....