Garuda Academy Resmi Dibuka, Cetak Pemimpin Masa Depan Industri Sepak Bola Indonesia

  • 30 Apr 2025 21:22 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram: Program pengembangan manajemen sepak bola bertajuk Garuda Academy resmi diluncurkan secara daring pada Selasa (29/4/2025) malam. Inisiatif strategis yang diinisiasi PSSI ini bertujuan mencetak calon pemimpin masa depan dalam industri olahraga, khususnya sepak bola Indonesia.

Dikuti dari website resmi PSSI, sebanyak 105 peserta terpilih dari lebih dari 300 pendaftar memulai perjalanan mereka dalam program yang dirancang untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang manajemen sepak bola. Para peserta berasal dari latar belakang yang beragam, mulai dari profesional di industri olahraga hingga lulusan baru dengan potensi dan komitmen tinggi.

Program pelatihan intensif ini akan berlangsung selama beberapa bulan, terbagi ke dalam lima tahap utama: CORE 1.0 hingga CORE 5.0. Materi mencakup dasar-dasar manajemen, praktik lapangan, keterampilan lanjutan, hingga strategi dan kepemimpinan. Peserta terbaik dari tahapan awal berkesempatan melanjutkan ke CORE 5.0, yang menawarkan beasiswa penuh LPDP untuk melanjutkan studi S2 di bidang Manajemen Olahraga, termasuk FIFA Master atau universitas ternama di Amerika dan Eropa.

Acara pembukaan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Advisor to FIFA Member Association Services, Andres Portabella, dan Direktur PT Garuda Sepakbola Indonesia, Marsal Masita. Dalam sambutannya, Portabella menyampaikan apresiasi terhadap langkah progresif PSSI.

“Saya ingin mengucapkan selamat kepada Ketua Umum PSSI, Bapak Erick Thohir, atas inisiatif luar biasa ini. Hari ini benar-benar merupakan hari yang bersejarah,” ujar Portabella.

Marsal Masita menambahkan bahwa Garuda Academy menjadi jawaban atas minimnya akses pendidikan manajemen olahraga di Indonesia. Ia menyampaikan harapan besar terhadap generasi baru yang akan terbentuk melalui akademi ini.

“Ini unik, karena kita belum memiliki institusi formal untuk belajar manajemen olahraga di Indonesia. Maka dari itu, kehadiran Garuda Academy adalah terobosan besar,” ungkap Marsal.

Pelatihan dimulai dengan kelas online mandiri melalui platform FIFA Campus pada 29 April hingga 2 Mei. Disusul kelas interaktif via Zoom pada 3 Mei bersama instruktur dari FIFA. Sesi tatap muka akan digelar pada 6–11 Mei dengan peserta dibagi dalam tiga kelompok.

Pengumuman resmi daftar peserta CORE 1.0 akan disampaikan dalam konferensi pers pada Selasa, 6 Mei 2025, pukul 17.00 WIB. Acara ini akan dipimpin langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, bersama perwakilan LPDP dan FIFA.

Yazeen Buhari, Advisor FIFA Campus dan pengajar di Garuda Academy, turut memberikan motivasi kepada peserta.

“Selamat karena telah terpilih dari seleksi ketat. Anda telah mengambil langkah pertama yang penting. Program ini adalah investasi besar untuk masa depan sepak bola Indonesia,” ucap Yazeen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....