Perjalanan Kamboja dari Kuburan ke Halaman Rumah
- 30 Jul 2024 12:39 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram: Plumeria, dikenal dengan nama lokal kemboja atau kamboja, adalah tanaman yang memikat dengan bunga harum dan warna-warna menarik dari putih hingga merah keunguan.
Dikutip dari laman Wikipedia, tumbuhan yang berasal dari Amerika Tengah ini memiliki daun tebal dan jarang, serta mahkota bunga yang biasanya berjumlah lima helai. Uniknya, di beberapa budaya, bunga dengan empat atau enam helai dipercaya memiliki kekuatan gaib.
Nama Plumeria diambil dari Charles Plumier, seorang botani asal Prancis yang hidup pada abad ke-17. Meskipun berasal dari belahan dunia yang jauh, kemboja kini sangat populer di Pulau Bali. Pohon ini ditanam hampir di setiap pura dan sudut kampung, memainkan peran penting dalam budaya Bali. Di Nusantara, termasuk di Malaysia, kemboja sering dijumpai di pekuburan sebagai peneduh dan penanda tempat.
Selain peran tradisionalnya di pekuburan, Plumeria kini juga digemari sebagai tanaman hias luar ruangan. Keindahan dan kemudahan perbanyakannya melalui stek batang membuatnya semakin diminati untuk mempercantik halaman rumah.
Dengan pesonanya yang khas, Plumeria berhasil melintasi batasan budaya dan geografis, menjadikannya tanaman yang tak hanya bernilai estetika tetapi juga memiliki makna mendalam di berbagai komunitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....