Waduh! Identitas Pakaian Adat Samawa Terancam Hilang

  • 18 Jul 2024 14:14 WIB
  •  Mataram

KBRN, Sumbawa Barat : Belakangan ini, pakaian adat kerap terpengaruh dengan budaya luar, tidak terkecuali dengan pakaian adat Sumbawa di Kabupaten Sumbawa Barat. Dikhawatirkan, adanya pencampuran budaya ini akan menghilangkan identitas pakaian adat Sumbawa. Karenanya, Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) Kamutar Telu, akan mengeluarkan surat edaran terkait perlunya penggunaan pakaian adat Sumbawa dengan baik dan benar.

Wakil Ketua LATS Kamutar Telu Kabupaten Sumbawa Barat, Surdiana, S.Pd, kepada wartawan, Kamis (18/7/2024) mengatakan, hal itu dipandang penting. Lantaran pakaian adat sebagai identitas masyarakat suku Samawa di Sumbawa telah menjadi bagian dalam perjalanan tradisi masyarakat dari dahulu hingga kini. Keberadaan pakaian adat yang hingga hari ini masih melekat dalam aktifitas masyarakat suku Sumbawa baik itu dalam kegiatan skala kecil maupun skala besar, patut menjadi perhatian element terkait. Agar keberadaannya dapat terwariskan secara alamiah dan mampu dipertahankan keasliannya.

Menurut Surdiana, saat ini tidak bisa dipungkiri bahwa keberadaan pakaian adat sudah banyak mendapat pengaruh budaya luar. Sehingga berpotensi terjadinya kehilangan identitas dan juga berpotensi hilang ditelan zaman. Kondisi tersebut terjadi juga di Kabupaten Sumbawa Barat. Dimana keberadaan baju adat Sumbawa berpotensi hilang keasliannya karena sudah bercampur baur dengan tradisi adat lainnya.

Melihat kondisi tersebut, Surdiana menyampaikan, bahwa dalam waktu dekat akan dibuatkan surat edaran tentang ketentuan dan tata cara penggunaan baju adat Sumbawa khususnya Sumbawa Barat. "Sering kita lihat dalam pelaksanaan upacara adat, acara kekeluargaan, kegiatan daerah dan berbagai momentum lainnya yang mengharuskan masyarakat menggunakan pakaian adat, terkadang salah cara penggunaannya," ujar Surdiana.

Menurutnya, berkreasi dalam menggunakan pakaian adat itu tidak dilarang. Tetapi perlu juga diperhatikan bahwa baju adat itu adalah identitas Sumbawa. Pihaknya khawatir jika semakin leluasanya dalam memodifikasi pakaian adat, justru akan berakibat kepada hilangnya identitas asli Sumbawa.

"Insya Allah LATS Kamutar Telu saat ini sedang menyusun pedoman standar penggunaan baju adat Sumbawa. Kami akan segera mengeluarkan surat edaran tentang tata cara penggunaan baju adat Sumbawa, bagi Masyarakat Sumbawa Barat,” terang Surdiana.

Lebih lanjut dikatakan, dalam waktu dekat di Kabupaten Sumbawa Barat akan dilaksanakan berbagai event. Seperti peringatan Kemerdekaan RI, HUT Kabupaten Sumbawa Barat dan berbagai agenda lainnya.

Dalam momentum ini masyarakat KSB akan menggunakan pakaian adat Sumbawa. Ia berharap dengan lahirnya pedoman yang akan menjadi edaran LATS Kamutar Telu nantinya, bisa menjadi pegangan bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat dalam menggunakan sekaligus melestarikan penggunaan baju adat Sumbawa secara baik dan benar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....