Dua Jalur Pendakian Gunung Rinjani Ditutup karena Kebakaran
- 08 Agt 2023 15:48 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram: Dua jalur pendakian Gunung Rinjani yaitu jalur Aik Berik, Desa Aik Berik, Kecamatan Batu Kliang Utara, Lombok Tengah dan jalur Wisata Pendakian Tetebatu, Desa Tetebatu, Lombok Timur ditutup. Penutupan dua jalur pendakian tersebut akibat kebakaran yang semakin meluas sejak Jumat, 4 Agustus 2023.
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Dedy Asriady mengatakan, penutupan dua jalur tersebut dilakukan mulai Senin, 7 Agustus 2023 sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Penutupan dilakukan hingga kedua jalur tersebut dinyatakan aman untuk aktivitas pendakian.
“Penutupan destinasi jalur pendakian TNGR dilakukan terhitung mulai tanggal 7 Agustus 2023 sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan hingga dinyatakan aman untuk aktivitas,” kata Kepala BTNGR Dedy Asriady melalui keterangan tertulis, Senin (7/8/2023).
Dedy mengungkapkan kebakaran semakin meluas hingga 119 hektar yang sebelumnya 74 hekatre di jalur Pendakian Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah. Sejak Jumat 4 Agustus petugas BTNGR bersama tim sudah turun menuju lokasi kebakaran yang terjadi diantara pos 2 dan 3 jalur Pendakian Aik Berik.
Kemudian, pada Sabtu 5 Agustus 2023, pukul 12.30 Wita, tim menuju pos empat Umar Maya melakukan penyisiran pada lokasi bekas kebakaran untuk memastikan api sudah padam secara menyeluruh. Dedy mengatakan, dari pantauan SiPongi tidak ditemukan api maupun kepulan asap pada empat titik kebakaran yang muncul sejak Jumat.
Namun, pada pukul 12.57 Wita, pada aplikasi SiPongi kembali terpantau satu titik spot kebakaran dengan koordinat 8.4515°S 116.39854°E pada ketinggian 2500 mdp. Hasil pantauan CCTV terlihat kepulan asap yang berasal dari arah tenggara tower CCTV Gunung Kondo.
“Pemantauan hotspot (HS) SiPongi menggunakan CCTV pada pukul 18.30 Wita sampai pukul 20.00 Wita terpantau 1 HS yang masih terlihat kebakaran dan kepulan asap,” kata Dedy.
Dedy menambahkan, hingga Minggu, 6 Agustus 2023 kebakaran belum padam dan titik kebakaran kembali meluas. Pantauan SiPongi pukul 00.02 Wita, kebakaran yang sebelumnya satu titik bertambah menjadi tiga titik.
“Terdeteksi 3 HS baru pukul 00.02 Wita pada lokasi yang berdekatan dengan 1 HS yang terdeteksi sebelumnya,” imbuhnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....