Harga Naik, Ancaman Pencurian Tembakau di Lotim Tinggi

  • 04 Agt 2023 20:49 WIB
  •  Mataram

KBRN, Lombok Timur: Tanaman petani tembakau di Kabupaten Lombok Timur banyak yang mengalami kerusakan akibat turun hujan serta terserang penyakit jamur atau lanas. Kerusakan terutama di wilayah selatan Lombok Timur. Sementara harga tembakau diprediksi akan mengalami kenaikan.

Kondisi tersebut akan berpotensi terjadi pencurian mengancam para petani yang memiliki tembakau sehat yang siap panen. Potensi pencurian tanaman tembakau siap panen terutama pada lahan petani yang berada agak dalam jauh dari pantauan pemilik.

Kapolsek Sakra Iptu Rahmadi mengatakan hingga kini belum terdapat laporan tentang pencurian tembakau. Meskipun demikian pihaknya melakukan berbagai langkah untuk mengantisipasi pencurian karena potensi pencurian dapat terjadi dengan harga yang diprediksi akan naik.

" Kami terus melakukan patroli siang dan malam serta melalui Bhabinkamtibmas yang mengemban tugas di masing-masing wilayah melakukan sambang desa dan melakukan pemantauan langsung di lapangan, " ujarnya. Jumat (4/8/2023)

Dari pantauan Iptu Rusmadi tembakau para petani saat ini jelang masa panen. Untuk itu pihaknya menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dengan ancaman pencurian yang dapat terjadi.

" Masyarakat tetap diingatkan untuk bekerjasama serta segera melapor apabila terdapat indikasi pencurian tembakau," tegasnya.



Sementara itu Kepala Bidang Perkebunan Lombok Timur Mirza Sopian menjelaskan dari rapat harga sejumlah perusahaan tembakau terungkap akan terdapat kenaikan harga tembakau sebesar 10 sampai 5 persen. Kenaikan harga tembakau disinyalir karena banyak tembakau petani yang rusak tidak hanya di Pulau Lombok melainkan juga di Pulau Jawa.

" Diharapkan harga tembakau tetap tinggi hingga akhir musim tembakau dapat menguntungkan petani di tengah kerusakan tembakau yang ada, " tandanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....