CPNS 2026 Ditunda, Mataram Kaji Ulang 200 Formasi
- 07 Okt 2026 13:52 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram–Pemerintah Kota Mataram mulai menyiapkan penyesuaian kebutuhan aparatur setelah rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang sebelumnya direncanakan pada 2026 dipastikan ditunda. Pemkot Mataram sebelumnya telah mengusulkan 200 formasi CPNS kepada pemerintah pusat, namun kebutuhan tersebut akan kembali dipetakan untuk menyesuaikan kondisi kepegawaian pada 2027.
Kepala BKPSDM Kota Mataram Taufiq Priyono mengatakan, penundaan rekrutmen CPNS tersebut sejauh ini baru disampaikan pemerintah pusat secara lisan melalui pernyataan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB). Pemkot Mataram belum menerima surat edaran atau kebijakan tertulis sebagai dasar pelaksanaan penundaan tersebut.
"Memang belum ada surat resmi, tetapi sudah disampaikan melalui komentar MenPAN-RB. Jadi untuk sementara kita menunggu petunjuk resminya dari pemerintah pusat," kata Taufiq, Rabu 7 Oktober 2026.
Menurutnya, usulan 200 formasi yang telah diajukan tidak serta-merta dipertahankan untuk rekrutmen 2027. BKPSDM akan melaporkan perkembangan tersebut kepada Wali Kota dan Sekretaris Daerah untuk menentukan kembali kebutuhan pegawai, termasuk memperhitungkan jumlah aparatur yang memasuki masa pensiun pada 2027.
| Baca juga: Guru PPPK Paruh Waktu Berpeluang Naik Status |
"Apakah formasi yang lama sebanyak 200 itu akan disesuaikan lagi dengan jumlah pegawai yang pensiun di tahun 2027 atau seperti apa, nanti disepakati," ujarnya.
Penundaan tersebut juga berdampak pada anggaran persiapan seleksi yang sebelumnya dialokasikan lebih dari Rp100 juta. BKPSDM berencana mengalihkan anggaran tersebut untuk kebutuhan kepegawaian lain, termasuk kegiatan pendidikan dan pelatihan pengadaan barang dan jasa serta kemungkinan kebutuhan panitia seleksi.
"Kita kan ada pelatihan pelatihan dan kalau seleksi CPNS harus menunggu kepastian jadwal dan petunjuk resmi pemerintah pusat sebelum proses rekrutmen 2027 disiapkan kembali," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....