Perkuat Pengelolaan Data, Kemenkum NTB Ikuti Evaluasi Dashboard KI
- 07 Okt 2026 11:17 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Nusa Tenggara Barat mengikuti Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) Evaluasi Dashboard Monitoring Kinerja Program Kekayaan Intelektual (KI) pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum yang dilaksanakan pada 5–6 Oktober 2026 di Sthala Ubud Bali by Marriott, Ubud, Bali. Kegiatan ini menjadi forum penguatan pemahaman Kantor Wilayah dalam memanfaatkan dashboard sebagai instrumen monitoring dan evaluasi kinerja sekaligus mendukung pengelolaan data Kekayaan Intelektual yang lebih terarah.
Dalam kegiatan tersebut, Kanwil Kemenkum NTB bersama perwakilan Kantor Wilayah lainnya memperoleh penguatan materi dari sejumlah narasumber, di antaranya Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta Politeknik STIA LAN Jakarta. Pembahasan diarahkan pada optimalisasi dashboard, integrasi data, keamanan informasi, hingga pemanfaatan data kinerja sebagai dasar pengambilan keputusan dan penyusunan target yang akuntabel.
Narasumber dari Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri, I Gede Wira Adhi Darmawan, menekankan pentingnya menjadikan dashboard sebagai instrumen strategis dalam membangun ekosistem Kekayaan Intelektual di daerah.
“Dashboard tidak hanya menyajikan jumlah layanan dan pendaftaran, tetapi perlu dimanfaatkan untuk memetakan potensi daerah, kebutuhan pendampingan, perkembangan pelindungan, serta peluang pemanfaatan Kekayaan Intelektual,” ujarnya.
Sementara itu, narasumber dari Kementerian Komunikasi dan Digital, Iswarayuda Bayu Agutama, menyoroti pentingnya tata kelola data dan keamanan informasi dalam pengembangan dashboard. Menurutnya, keseragaman definisi indikator, kejelasan penanggung jawab data, standardisasi metadata, serta validasi data menjadi bagian penting agar dashboard dapat menjadi sumber informasi yang konsisten dan dapat diandalkan.
“Pengelolaan dashboard perlu memperhatikan kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data, termasuk pengaturan hak akses sesuai peran dan kewenangan,” katanya.
Penguatan juga diberikan oleh narasumber dari Politeknik STIA LAN Jakarta, Alih Nugroho, yang membahas transformasi digital manajemen kinerja. Ia menjelaskan bahwa dashboard perlu membantu organisasi melihat kondisi kinerja secara menyeluruh, mulai dari target, realisasi, persentase capaian, kesenjangan, tren perkembangan, hingga tindak lanjut. “Dashboard bukan sekadar alat untuk melihat angka capaian, tetapi harus membantu organisasi memahami kondisi kinerja, mengenali kesenjangan, dan menentukan tindakan perbaikan secara terukur,” ungkapnya.
Keikutsertaan Kanwil Kemenkum NTB dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pengelolaan Program Kekayaan Intelektual berbasis data di daerah. Hasil kegiatan selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui pemeriksaan dan pemutakhiran data capaian beserta data dukung, penguatan pembagian tanggung jawab pengelolaan data, serta koordinasi dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, Sentra Kekayaan Intelektual, dan pemangku kepentingan lainnya. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung pemanfaatan data dashboard secara optimal dalam menentukan prioritas program dan meningkatkan kualitas layanan Kekayaan Intelektual di Nusa Tenggara Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....