SAR Cari WNA Korea Selatan Hilang saat Snorkeling di Gili Trawangan

  • 06 Okt 2026 19:38 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Utara – Seorang warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan, Cheon Yuri (31), dilaporkan hilang saat melakukan snorkeling di perairan Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Selasa 6 Oktober 2026.

Perempuan tersebut dilaporkan hilang setelah berpencar dari rekan-rekannya saat snorkeling untuk mencari penyu di sekitar perairan depan sebuah restoran di Gili Trawangan.

Berdasarkan laporan yang diterima Kantor SAR Mataram, korban mulai melakukan aktivitas snorkeling sekitar pukul 12.30 WITA. Saat itu, korban sempat terlihat oleh rekannya berenang dan mengapung dengan baik di perairan.

Sekitar pukul 14.00 WITA, rekan-rekan korban kembali ke daratan. Namun, korban tidak kunjung muncul. Rekan korban bersama warga kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi, tetapi belum menemukan keberadaannya.

Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsubsektor Gili Indah dan diteruskan ke Kantor SAR Mataram.

Koordinator Unit Siaga SAR Bangsal, I Gusti Komang Aryadana, mengatakan tim rescue langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan.

"Setelah menerima informasi, kami langsung menerjunkan Tim Rescue dari Unit Siaga SAR Bangsal menuju lokasi kejadian menggunakan Sea Rider untuk melakukan penyisiran di sekitar titik lokasi korban terakhir terlihat," ujar Gusti.

Pencarian melibatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Bangsal, TNI AL, Polairud Polda NTB, Polair Polres Lombok Utara, Polsek Pemenang, Babinsa Gili Indah, potensi SAR, serta masyarakat dan nelayan setempat.

Tim gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi terakhir korban terlihat. Namun, hingga Selasa malam, pencarian hari pertama belum membuahkan hasil.

"Pencarian hingga malam ini masih belum membuahkan hasil. Operasi SAR sementara dihentikan dan akan kembali dilanjutkan pada besok pagi," tambah Gusti.

Operasi SAR akan kembali dilanjutkan pada Rabu, 7 Oktober 2026 dengan melibatkan unsur SAR gabungan dan masyarakat setempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....