Pemkab Lotim Perluas Pelatihan Kerja Tekan Pengangguran
- 06 Okt 2026 19:26 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus berupaya menekan angka pengangguran dengan memperluas akses pelatihan kerja bagi masyarakat, khususnya kalangan pemuda yang belum memiliki keterampilan. Pelatihan tersebut diarahkan agar masyarakat memiliki kompetensi yang dapat dimanfaatkan untuk memasuki dunia kerja maupun membuka usaha secara mandiri.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Lombok Timur, M. Irham Jayadi, menyebutkan tingkat pengangguran di daerah ini saat ini berada di angka 2,82 persen atau sekitar 30.900 orang. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan tingkat pengangguran di Provinsi NTB yang berada di kisaran 2,9 persen.
Irham mengatakan salah satu langkah yang dilakukan pemerintah untuk menekan angka pengangguran adalah memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan kerja. Tahun ini, program pelatihan menyasar lebih dari 800 peserta melalui pendanaan APBN dan sekitar 320 peserta melalui APBD.
“Pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan, tetapi peserta juga dibekali dengan peralatan pendukung setelah menyelesaikan pelatihan,” ucapnya, Selasa 6 Oktober 2026.
Pembekalan tersebut diharapkan dapat membantu peserta langsung memanfaatkan keterampilan yang diperoleh, baik untuk mencari pekerjaan maupun mengembangkan usaha secara mandiri. Pemerintah daerah juga terus mendorong agar jenis pelatihan yang diberikan semakin sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Irham menambahkan monitoring terhadap peserta setelah mengikuti pelatihan menjadi bagian penting untuk mengetahui sejauh mana keterampilan yang diperoleh dapat dimanfaatkan. Selain itu, Pemkab Lombok Timur berupaya memfasilitasi peserta untuk memperoleh peluang kerja, baik di dalam daerah, luar daerah maupun ke luar negeri.
“Jangan sampai setelah pelatihan selesai kemudian tidak ada tindak lanjut. Karena itu, kita juga perlu melihat bagaimana peserta memanfaatkan keterampilan yang sudah diperoleh dan membantu membuka akses mereka terhadap kesempatan kerja,” ujarnya.
Di sisi lain, Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas atau BPVP di Lenek didorong untuk meningkatkan jumlah peserta pelatihan. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas kesempatan masyarakat mendapatkan pelatihan vokasi.
Dengan memperluas akses pelatihan, meningkatkan keterampilan, melakukan monitoring pascapelatihan serta membuka akses terhadap peluang kerja, diharapkan angka pengangguran di Lombok Timur dapat terus ditekan. Selain itu masyarakat juga dapat lebih sejahtera.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....