ASN NTB Awards 2026, Cara NTB Ubah Budaya Kerja ASN

  • 06 Okt 2026 16:50 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • ASN NTB Awards 2026 tak sekadar mencari ASN berprestasi, tetapi mendorong praktik kerja terbaik agar menjadi inspirasi dan budaya baru di lingkungan birokrasi.
  • Pemprov NTB berharap penghargaan ini berdampak pada peningkatan inovasi, integritas, dan kualitas pelayanan publik.

RRI.CO.ID, Mataram - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengubah arah ASN NTB Awards 2026. Ajang penghargaan ini tidak lagi sekadar mencari ASN berprestasi, tetapi juga memburu praktik kerja terbaik yang bisa ditularkan ke aparatur lainnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Drs. Tribudi Prayitno, M.Si., mengatakan penghargaan tersebut dirancang untuk mendorong perubahan budaya kerja di lingkungan birokrasi.

"Yang ingin kita bangun bukan sekadar kompetisi untuk mendapatkan penghargaan. Lebih dari itu, kita ingin menemukan dan mengangkat praktik-praktik baik yang dilakukan ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB," kata Tribudi di Mataram, Senin, 5 Oktober 2026.

Menurutnya, ASN yang mampu berinovasi, memberikan pelayanan dengan baik dan menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat perlu diapresiasi. Praktik tersebut kemudian diharapkan menjadi contoh bagi ASN lainnya.

"Ketika ada ASN yang bekerja dengan baik, berinovasi, memberikan pelayanan dengan sungguh-sungguh dan memberikan dampak bagi masyarakat, maka hal tersebut perlu kita apresiasi dan sebarkan sebagai inspirasi bersama," ujarnya.

ASN NTB Awards 2026 merupakan tahun kedua penyelenggaraannya. Tahun ini terdapat tujuh kategori penghargaan, yakni Jabatan Administrator, Jabatan Pengawas, Jabatan Pelaksana, Jabatan Fungsional Jenjang Keahlian, Jabatan Fungsional Jenjang Keterampilan, PPPK, dan ASN Inspiratif.

Kategori ASN Inspiratif secara khusus menyasar ASN yang memiliki kegiatan sosial dengan dampak positif, nyata, dan berkelanjutan. ASN yang bertugas di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) juga mendapat ruang untuk menunjukkan dedikasi dan profesionalitasnya.

Seleksi dilakukan secara berjenjang dengan melibatkan juri dari unsur akademisi, praktisi, dan media. Penilaian tidak hanya melihat capaian individu, tetapi juga kontribusi, kinerja, inovasi, integritas, keteladanan, dan dampak pekerjaan.

Pendaftaran ASN NTB Awards 2026 dibuka hingga 12 Oktober 2026 melalui portal asnntb.my.id. Setiap perangkat daerah diwajibkan mengusulkan minimal satu ASN untuk setiap kategori.

Tribudi menegaskan penghargaan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan manajemen ASN berbasis kinerja dan penerapan sistem merit. Seluruh proses diarahkan agar objektif, terukur, transparan, dan akuntabel.

Para pemenang akan ditetapkan sebagai Terbaik I, II, dan III pada masing-masing kategori. Terbaik I mendapatkan hadiah umrah senilai Rp35 juta, Terbaik II Rp10 juta, dan Terbaik III Rp5 juta.

Namun, menurut Tribudi, hadiah bukan tujuan utama.

"ASN yang mendapatkan apresiasi diharapkan dapat menjadi teladan bahwa bekerja dengan integritas, memberikan pelayanan yang baik, menghasilkan inovasi dan memberikan kontribusi nyata adalah bagian dari nilai yang harus terus kita tumbuhkan dalam birokrasi," katanya.

ASN NTB Awards 2026 sekaligus diarahkan untuk memperkuat penerapan nilai dasar ASN BerAKHLAK, yakni Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Pemprov NTB berharap penghargaan ini tidak berhenti pada pemberian piagam dan hadiah. Praktik kerja yang dinilai baik harus bisa ditiru, inovasi menyebar, integritas menjadi budaya, dan kualitas pelayanan publik semakin meningkat.

Dengan begitu, ASN NTB Awards bukan hanya menentukan siapa ASN terbaik, tetapi juga mendorong lahirnya budaya kerja birokrasi yang lebih berintegritas, inovatif, dan berorientasi pada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....