Dihadapan Pejabat Jepang, Aji Man Akui Angka Kemiskinan Masih Jadi Masalah

  • 06 Okt 2026 06:24 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, secara terbuka mengakui bahwa persoalan kemiskinan dan pengangguran masih menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Bima.

Hal itu disampaikan Rahman saat menerima kunjungan Wali Kota Ichinoseki, Jepang, Yoshihito Satou, bersama Ketua DPRD Ichinoseki, Katsuura Nobuyoki dan Ketua Kamar Dagang Ichinoseki Koiwa Kanihiro.

"Persoalan kemiskinan dan pengangguran masih menjadi perhatian kita bersama. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri," ujar A. Rahman, Senin 5 Oktober 2026.

Karena itu, Wali Kota Bima menilai hubungan dan kerja sama dengan Pemerintah Jepang maupun perusahaan-perusahaan Jepang memiliki arti penting bagi Kota Bima.

Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya membuka peluang investasi, tetapi juga memberikan akses yang lebih luas bagi masyarakat Kota Bima, khususnya generasi muda, untuk mendapatkan kesempatan bekerja di Jepang.

Rahman menegaskan, pemerintah daerah akan mendorong agar anak-anak muda Kota Bima memiliki keberanian dan keinginan untuk meningkatkan kemampuan, belajar, serta mencari pengalaman kerja di Jepang.

"Kami ingin menumbuhkan keinginan anak muda Kota Bima untuk ke Jepang, belajar, bekerja dan membangun masa depan," katanya.

Selain itu, pada tahun 2027 mendatang, Pemkot Bima menyiapkan anggaran sekitar 2,7 miliar untuk mendukung pelatihan bagi siswa-siswi, khususnya pembelajaran bahasa Jepang sebagai salah satu persiapan menuju dunia kerja di sana.

"Kami akan berupaya untuk memberikan ruang bagi masyarakat Kota Bima untuk mendapatkan pekerjaan di Jepang," ucapnya menegaskan.

Rahman menuturkan, berdasarkan data ketenagakerjaan yang dimiliki pemerintah, Kota Bima memiliki sekitar 89.413 orang tenaga kerja. Dari jumlah tersebut, sebanyak 86.406 orang telah bekerja, sementara sekitar 2.927 orang masih berstatus pengangguran.

"Angka ini menunjukkan bahwa persoalan ketenagakerjaan masih membutuhkan perhatian dan penanganan bersama," kata dia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....