Kota Bima Targetkan 100 Anak Muda Bekerja di Jepang Setiap Tahun
- 05 Okt 2026 16:52 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima - Pemerintah Kota Bima menargetkan sedikitnya 100 anak muda asal Kota Bima dapat bekerja di Jepang setiap tahun. Target tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah membuka lapangan kerja sekaligus meningkatkan peluang generasi muda mendapatkan pengalaman dan masa depan yang lebih baik.
Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin menyampaikan hal tersebut saat menerima kunjungan Wali Kota Ichinoseki, Jepang, Yoshihito Satou bersama rombongan di Kota Bima, Senin 5 Oktober 2026.
Rahman mengatakan, kerja sama di bidang ketenagakerjaan antara Kota Bima dan Jepang merupakan pintu masuk yang sangat penting untuk membangun hubungan yang lebih luas.
"Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Karena itu, kerja sama dengan pemerintah Jepang dan perusahaan Jepang sangat berarti bagi kami," kata Walikota Bima, Senin 5 Oktober 2026.
Ia menjelaskan, berdasarkan data yang dimiliki Pemerintah Kota Bima, terdapat 89.413 orang tenaga kerja. Dari jumlah tersebut, sebanyak 86.406 orang telah bekerja, sementara sekitar 2.927 orang masih belum memiliki pekerjaan.
Kondisi tersebut, menurut Rahman, menunjukkan bahwa persoalan kemiskinan dan pengangguran masih menjadi perhatian bersama.
Karena itu, peluang kerja ke Jepang diharapkan menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat, khususnya generasi muda Kota Bima.
"Kami menargetkan paling sedikit 100 anak muda Kota Bima bekerja di Jepang setiap tahun," ujarnya.
Namun, Rahman menegaskan, pengiriman tenaga kerja ke Jepang harus dibarengi dengan jaminan keamanan, perlindungan, kenyamanan serta pemenuhan hak-hak pekerja.
"Kami juga berharap warga Kota Bima yang bekerja di Jepang dapat dijamin keamanan, perlindungan, kenyamanan dan hak-haknya selama bekerja di sana," katanya.
Pemerintah Kota Bima juga ingin menumbuhkan minat anak-anak muda agar melihat Jepang bukan hanya sebagai negara tujuan bekerja, tetapi juga sebagai tempat belajar dan membangun masa depan.
Dalam kesempatan tersebut, dibahas pula rencana peningkatan kemampuan bahasa Jepang bagi generasi muda Kota Bima.
Sementara itu, Wali Kota Ichinoseki Yoshihito Satou menyambut baik upaya tersebut. Ia mengatakan, pihaknya terbuka terhadap peluang kerja sama dengan masyarakat Indonesia, termasuk dari Kota Bima.
Menurut Satou, semakin banyak warga Indonesia yang datang ke Ichinoseki untuk bekerja. Karena itu, Pemerintah Ichinoseki berupaya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi warga asing.
"Kami sangat terbuka terhadap kesempatan bagi perusahaan asing," ujar Satou.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....