PDAM Lombok Timur Rekayasa Jaringan Atasi Kekurangan Air

  • 05 Okt 2026 16:44 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur menghadapi penurunan debit air di sejumlah sumber mata air akibat kemarau panjang. Kondisi tersebut berdampak pada kapasitas pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Direktur Utama PDAM Lombok Timur, Sopyan Hakim, mengatakan pihaknya melakukan sejumlah rekayasa jaringan untuk menjaga pelayanan kepada pelanggan meskipun belum dapat berjalan seperti kondisi normal.

"Kami berupaya melakukan rekayasa jaringan agar pelayanan kepada masyarakat Kota Selong dan sekitarnya tetap berjalan, meskipun memang belum seperti pada kondisi normal,” ujarnya, Senin 5 Oktober 2026.

Untuk wilayah yang mengalami kekurangan air, PDAM juga menyiapkan dua mobil tangki yang akan digunakan untuk mendistribusikan air, terutama ke wilayah Lombok Timur bagian selatan. Sopyan berharap Pemerintah Daerah dapat menambah armada tangki karena dua unit yang dimiliki PDAM saat ini sudah berusia lebih dari 20 tahun.

PDAM Lombok Timur memiliki sumber air yang tersebar di tiga zona, yakni zona utara, tengah dan selatan. Dari sejumlah sumber tersebut, sebagian mengalami penurunan debit akibat kemarau, sementara sumber lainnya masih berada dalam kondisi relatif stabil.

Sopyan mengatakan PDAM terus berupaya mencari sumber-sumber air baru yang memiliki debit stabil untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat. Upaya tersebut dinilai penting karena kebutuhan layanan terus meningkat, sementara daftar tunggu masyarakat yang mengajukan sambungan PDAM saat ini mencapai lebih dari dua ribu kepala keluarga.

“Kami terus mencari sumber-sumber air yang stabil sehingga ke depan pelayanan bisa lebih optimal, karena kebutuhan masyarakat terus bertambah dan daftar tunggu saat ini tidak kurang dari dua ribu kepala keluarga,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....