Pemuda NTB Diminta Melek Digital dan Berani Jadi Pengusaha
- 04 Okt 2026 20:39 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal meminta Karang Taruna memperkuat literasi digital, kewirausahaan, dan menjaga kearifan lokal untuk menghadapi tantangan global.
- Karang Taruna didorong tak hanya bergerak di bidang sosial, tetapi aktif mencetak pengusaha muda dan mendorong UMKM naik kelas.
RRI.CO.ID, Mataram — Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal meminta pemuda Karang Taruna tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial, tetapi juga menjadi motor kewirausahaan dan penggerak pembangunan daerah. Hal itu disampaikan Iqbal saat membuka Temu Karya VI Karang Taruna Provinsi NTB di Pendopo Gubernur NTB, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Iqbal menyebut ada tiga peran strategis yang harus dijalankan pemuda Karang Taruna untuk menjawab tantangan zaman dan menangkap peluang global.
Pertama, pemuda harus memperkuat literasi digital. Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi menuntut generasi muda memiliki kemampuan beradaptasi agar tidak tertinggal dalam persaingan global.
Kedua, pemuda didorong membangun jiwa kewirausahaan dan kemandirian finansial. Iqbal meminta pemuda tidak menghabiskan energi hanya untuk mengejar karier politik atau menjadi anggota legislatif melalui organisasi kepemudaan.
"Kemandirian finansial ini diharapkan dapat menjadi energi nyata dalam mendorong perubahan sosial yang berkah," kata Iqbal.
Ketiga, pemuda diminta tetap menjaga kearifan lokal di tengah derasnya arus globalisasi. Hal ini dinilai penting seiring arah pembangunan pariwisata NTB yang mengusung konsep quality tourism berbasis kearifan lokal dan Muslim-friendly tourism.
"Pemudanya yang akan membawa NTB Makmur Mendunia. Kita ingin mendorong rekan-rekan pemuda. Dan saat ini, Pemerintah Provinsi NTB membutuhkan langkah konkret dari para pemuda, tanpa menunda-nunda waktu," tegasnya.
Iqbal menilai peran pemuda semakin penting karena NTB kini menjadi perhatian nasional dan internasional, baik dari sisi investasi maupun pariwisata berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Karteker Pengurus Provinsi Karang Taruna NTB Sabolah Al-Kalambi menegaskan organisasi kepemudaan tersebut siap mengambil bagian dalam pembangunan sosial hingga tingkat masyarakat bawah.
"Kerja-kerja strategis dari Karang Taruna sangat penting untuk berkontribusi, membantu Pak Gubernur, membantu pemerintah dalam rangka memberikan kesejahteraan sosial bagi masyarakat sampai level bawah," ujarnya.
Wakil Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) Bahtiar Sebayang bahkan mendorong Karang Taruna NTB mulai serius mencetak pengusaha muda.
Menurutnya, Karang Taruna tidak cukup hanya mengurusi persoalan sosial. Organisasi ini juga harus mampu mendorong lahirnya wirausahawan baru dan membuat UMKM naik kelas.
"Karang Taruna di NTB jangan cuma mengurusi persoalan-persoalan sosial, tapi juga mampu memberikan peluang bagaimana muncul, lahir dan berkembang teman-teman untuk bisa menjadi pengusaha baru," katanya.
Bahtiar meminta Karang Taruna tidak terjebak pada kegiatan konvensional seperti sekadar membuat proposal seminar. Sebaliknya, Karang Taruna didorong membangun inkubasi bisnis dan menciptakan wirausahawan muda baru.
Dengan jaringan hingga tingkat desa, Karang Taruna NTB diharapkan dapat bersinergi dengan Dinas Sosial dan pemerintah daerah untuk menjalankan program pemberdayaan yang lebih konkret.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....