Jelang MotoGP Mandalika 2026, Polisi Bedah Jalur Evakuasi hingga Karhutla
- 02 Okt 2026 15:11 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Polri mematangkan pengamanan MotoGP Mandalika 2026 dengan membedah jalur evakuasi hingga potensi kebakaran lahan di sekitar sirkuit. Pembahasan dilakukan melalui Tactical Floor Game (TFG) Operasi Mandalika Rinjani 2026 di Raja Hotel, Kuta, Lombok Tengah, Kamis 1 Oktober 2026.
Asisten Utama Bidang Operasi Kapolri Komjen Pol. Roycke Harry Langie menyimak TFG yang dipimpin Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, pejabat utama Polda NTB, dan stakeholder terkait. Roycke mengatakan TFG menjadi simulasi visual saat pengamanan berlangsung.
Roycke meminta jalur masuk, keluar, drop off, parkir, hingga jalur escape dipastikan sejak awal. Peta lokasi juga harus lengkap, termasuk akses menuju helipad untuk pejabat negara yang hadir.
| Baca juga: Polda NTB Perketat Patroli Keamanan di BIZAM |
“Kita merangkai sasaran pengamanan supaya jelas siapa berbuat apa, cara bertindaknya bagaimana dan tidak ada lagi yang raba-raba saat pelaksanaan,” kata Roycke.
Potensi kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di sekitar sirkuit juga menjadi perhatian. Roycke meminta personel memantau titik panas dan membasahi lahan untuk mencegah kebakaran.
“humas dan Bhabinkamtibmas juga perlu menyampaikan imbauan kepada masyarakat,” katanya.
Roycke juga meminta penggunaan call sign dan kesiapan pos pengamanan sesuai tingkat kerawanan. Komunikasi publik melalui televisi daerah, radio, dan kanal informasi lainnya juga diminta diperkuat untuk menyampaikan aturan kepada masyarakat.
Sementara itu, Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja mengatakan TFG menjadi tahapan penting untuk memastikan setiap personel memahami tugas, pola bertindak, dan titik pengamanan selama MotoGP Mandalika berlangsung.
“Event ini membawa nama Indonesia ke panggung dunia. Karena itu, keamanan, keselamatan dan kenyamanan seluruh tamu maupun peserta menjadi bagian penting dari keberhasilan penyelenggaraannya,” ungkap Kalingga.
Kalingga mengatakan Polda NTB akan meningkatkan pengamanan melalui Operasi Mandalika Rinjani Kontijensi. Skema tersebut disiapkan untuk menghadapi gangguan yang membutuhkan penanganan cepat.
“Ketika ada gangguan yang timbul, kami sudah siap dalam pelaksanaan kontijensi. Mari kita amankan Mandalika, kita jaga kepercayaan dunia dan kita buktikan Indonesia mampu menjadi tuan rumah yang aman, profesional dan berkelas dunia,” ucapnya.
Polda NTB sebelumnya menggelar Operasi Kresna Mandalika Rinjani dengan sekitar 200 personel pada 14 hingga 27 September 2026. Operasi Cipta Mandalika Rinjani berlangsung 28 September hingga 4 Oktober dengan 500 personel, sementara sepuluh Polres lainnya menjalankan operasi imbangan untuk menjaga situasi tetap kondusif.
Roycke juga mengingatkan seluruh kepala pengamanan objek agar memastikan personelnya memahami tugas dan tetap fokus selama event berlangsung.
"Jangan sampai personel justru fokus menonton event. Sedikit melirik boleh, tetapi tugas pengamanan harus tetap menjadi fokus utama," ungkap Roycke.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....