TRC Infrastruktur Bergerak di Sumbawa, Iqbal: Tak Ada Beda Lombok-Sumbawa
- 02 Okt 2026 09:13 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Pemprov NTB mulai mengoperasikan TRC Infrastruktur di Pulau Sumbawa untuk mempercepat verifikasi dan penanganan kerusakan infrastruktur, dengan target laporan masyarakat ditindaklanjuti ke lapangan dalam waktu kurang dari 24 jam.
- Gubernur Lalu Muhammad Iqbal menegaskan pembangunan infrastruktur di Pulau Sumbawa dan Lombok mendapat perhatian yang sama, dengan perbaikan Jalan Sultan Kaharuddin diarahkan agar permanen dan tidak kembali memicu genangan.
RRI.CO.ID, Sumbwa - Pemprov NTB mulai menggerakkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Infrastruktur untuk mempercepat penanganan kerusakan infrastruktur. Setiap laporan masyarakat ditargetkan diverifikasi langsung ke lapangan dalam waktu kurang dari 24 jam.
Intervensi perdana TRC Infrastruktur di Pulau Sumbawa dilakukan di Jalan Sultan Kaharuddin, Kabupaten Sumbawa, Kamis, 1 Oktober 2026.

Jalan tersebut selama bertahun-tahun dikeluhkan warga karena terdapat cekungan yang memicu genangan saat hujan. Air bahkan meluap hingga kawasan rumah sakit dan permukiman warga di belakangnya.
Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal mengatakan laporan mengenai kondisi jalan itu telah diterima sejak dirinya mulai menjabat sekitar 1,5 tahun lalu.
"Pengaduan mengenai jalan ini sudah lama banget. Dari saya baru jadi gubernur 1,5 tahun yang lalu sudah ada pengaduan dari masyarakat karena ada cekungan, sehingga selalu ada genangan air tebal di situ," kata Iqbal.
Menurutnya, penanganan sebelumnya terkendala keterbatasan alat dan anggaran. Kondisi itu menjadi salah satu alasan Pemprov NTB membentuk TRC Infrastruktur.
Melalui pola baru tersebut, setiap pengaduan akan segera diverifikasi untuk menentukan jenis penanganan yang tepat.
"Setiap ada pengaduan, sudah harus berada di lokasi sebelum 24 jam untuk verifikasi bagaimana kondisi kerusakannya, jenis perbaikan apa yang dibutuhkan, baru nanti kembali dan menyiapkan intervensinya," ujarnya.
Iqbal menegaskan, cepat merespons laporan bukan berarti pekerjaan fisik dilakukan secara terburu-buru. Kerusakan Jalan Sultan Kaharuddin harus diperbaiki hingga ke sumber masalah agar tidak kembali terjadi.
| Baca juga: Kukin dan Pungkit Dapat Giliran Air Bersih |
Penanganan dilakukan dengan memperbaiki geometri jalan dan meninggikan badan jalan pada titik cekungan. Saluran air juga ditata dan diperkuat untuk mengurangi risiko genangan.
Iqbal menyebut pekerjaan sempat terkendala ketersediaan aspal dari Asphalt Mixing Plant (AMP). Namun, material kini sudah tersedia sehingga pengerjaan dapat dilanjutkan.
Dia juga mengapresiasi komunikasi Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa dengan Pemprov NTB dalam mendorong penyelesaian persoalan tersebut.
Iqbal memastikan pola percepatan penanganan infrastruktur tidak hanya menyasar Pulau Sumbawa. Pemprov NTB, kata dia, memberikan perhatian yang sama kepada masyarakat di Lombok dan Sumbawa.
"Tidak ada perbedaan antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Kita berikan perhatian yang sama," tegas Iqbal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....