Rute Penyebarangan Sape-Makassar Lagi Digodok, Angin Segar Bagi Masyarakat

  • 02 Okt 2026 09:14 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Rencana pembukaan lintasan penyeberangan antarwilayah dari Pelabuhan ASDP Sape, Kabupaten Bima, menuju Makassar, Sulawesi Selatan, mulai dimatangkan.

Rencana tersebut dibahas melalui rapat koordinasi lintas daerah dan pemangku kepentingan sebagai langkah awal membuka konektivitas langsung Bima dan wilayah sekitarnya dengan Sulawesi Selatan.

Rapat koordinasi digelar di Ruang Rapat Bima Bermartabat, Kantor Bappeda Kabupaten Bima.

Pertemuan tersebut dihadiri Manajer ASDP Sape Ronaldo Hutabarat bersama tim, Kepala Bappeda Kabupaten Bima Hariman, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bima A. Rifai selaku inisiator, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Dompu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bima, perwakilan akademisi serta media.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bima A. Rifai mengatakan, rencana pembukaan lintasan Sape-Makassar merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan fungsi Pelabuhan ASDP Sape sekaligus memperkuat konektivitas transportasi antardaerah.

Menurutnya, lintasan tersebut memiliki arti strategis karena dapat memberikan alternatif jalur bagi pergerakan masyarakat dan distribusi barang dari wilayah Bima, Dompu dan daerah sekitarnya menuju Sulawesi Selatan.

Selama ini, distribusi menuju wilayah Sulawesi Selatan dapat membutuhkan jalur transit. Dengan adanya lintasan langsung Sape-Makassar, diharapkan perjalanan angkutan barang maupun penumpang menjadi lebih efisien.

"Rencana pembukaan lintasan Sape-Makassar merupakan upaya mengoptimalkan fungsi Pelabuhan ASDP Sape sekaligus memperpendek jalur distribusi logistik dan mobilitas penumpang," kata Rifaid.

Ia menilai keberadaan lintasan tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi sektor transportasi, tetapi juga berpotensi mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan Bima Raya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Bima Hariman. Ia memberikan respons positif terhadap gagasan tersebut dan melihat rencana pembukaan lintasan Sape-Makassar sebagai bagian dari upaya membangun konektivitas dan peluang ekonomi Bima dalam jangka panjang.

Menurut Hariman, konektivitas transportasi yang semakin baik dapat menjadi salah satu faktor pendukung perkembangan kawasan.

"Adanya rute ini akan menjadi yang lebih baik ke depannya. Tentu yang utama Bima menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)," ungkapnya.

Dukungan terhadap rencana tersebut juga disampaikan Dinas Perhubungan Kota Bima, Dinas Perhubungan Kabupaten Dompu serta kalangan akademisi.

Lintasan Sape-Makassar dinilai berpotensi menjadi jalur strategis yang menghubungkan wilayah Nusa Tenggara Barat dengan Sulawesi Selatan, sekaligus membuka alternatif pergerakan orang, barang, ternak dan berbagai komoditas.

Sementara itu, pihak ASDP Cabang Sape menyatakan siap mendukung rencana tersebut. Manajer ASDP Sape Ronaldo Hutabarat mengatakan, dari sisi sarana dan prasarana pelabuhan, pihaknya telah memiliki kesiapan untuk mendukung rencana pembukaan lintasan.

"Pada prinsipnya kami dari ASDP Cabang Sape sangat mendukung dan siap menyukseskan rencana pembukaan lintasan Sape-Makassar ini. Ini peluang besar untuk konektivitas kawasan timur," ujar Ronaldo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....