Sumbawa Dorong KEK jadi Penggerak Investasi
- 01 Okt 2026 15:43 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Sumbawa — Pemerintah Kabupaten Sumbawa mendorong pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) menjadi salah satu penggerak investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah daerah menilai pengembangan kawasan tersebut dapat membuka peluang investasi sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.
Upaya itu kembali diperkuat Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P, melalui audiensi bersama Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kantor Sekretariat Jenderal Dewan Nasional KEK, Jakarta, Rabu 30 September 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Sumbawa bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sumbawa membahas pengembangan KEK di Kabupaten Sumbawa. Pemkab Sumbawa juga menyampaikan komitmennya untuk mendorong kawasan tersebut, agar mampu mengoptimalkan berbagai potensi daerah.
Dalam keterangannya, Kamis 1 Oktober 2026, Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot mengatakan, pemerintah daerah ingin menjadikan KEK sebagai salah satu instrumen untuk memperkuat investasi di Sumbawa. Karena itu, Pemkab Sumbawa terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan Dewan Nasional KEK.
“Kami mendorong pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus di Kabupaten Sumbawa sebagai salah satu instrumen memperkuat investasi, membuka lapangan kerja, serta mengoptimalkan potensi daerah,” kata Jarot.
Menurutnya, pengembangan KEK harus mampu memberikan nilai tambah bagi daerah. Pemerintah daerah tidak hanya mengejar masuknya investasi, tetapi juga ingin memastikan keberadaan kawasan tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sumbawa.
“Kami ingin memastikan setiap langkah pengembangan KEK benar-benar memberikan nilai tambah dan manfaat nyata bagi masyarakat Sumbawa,” ujarnya.
Jarot menilai, pengembangan kawasan ekonomi membutuhkan dukungan dan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Karena itu, Pemkab Sumbawa terus membuka ruang koordinasi dengan Dewan Nasional KEK untuk membahas berbagai langkah yang diperlukan dalam pengembangan kawasan tersebut.
Pemkab Sumbawa juga terus mengidentifikasi potensi daerah yang dapat menjadi daya tarik investasi. Pengembangan potensi itu diharapkan berjalan seiring dengan kebutuhan pembangunan daerah sehingga KEK tidak berdiri sendiri, tetapi terintegrasi dengan arah pembangunan ekonomi Sumbawa.
Jarot mengatakan, pemerintah daerah akan terus mengawal proses pengembangan KEK, melalui koordinasi dengan pemerintah pusat. Langkah tersebut dilakukan, untuk memperkuat posisi Sumbawa sebagai daerah yang memiliki peluang investasi. Sekaligus memastikan manfaat ekonomi dapat dirasakan masyarakat.
Audiensi di Jakarta itu, lanjut Jarot, menjadi bagian dari langkah Pemkab Sumbawa memperkuat komunikasi dengan Dewan Nasional KEK, terkait pengembangan kawasan ekonomi khusus di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....