Cegah Sampah Berserakan, DPRD KLU Usulkan Kontainer dan CCTV di Pasar Tanjung

  • 30 Sep 2026 14:03 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Utara - DPRD Lombok Utara meminta pemerintah daerah memperkuat fasilitas pengelolaan sampah di kawasan Pasar Tanjung. Usulan itu disampaikan setelah tumpukan sampah kembali terlihat sehari setelah kawasan pasar dibersihkan.

Anggota DPRD Lombok Utara dari Fraksi Gerindra, Artadi, meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kembali menempatkan kontainer sampah di depan Pasar Tanjung.

Menurut Artadi, keberadaan kontainer penting untuk memastikan pedagang dan masyarakat memiliki tempat pembuangan sampah yang mudah dijangkau. Fasilitas tersebut sekaligus dapat memudahkan petugas dalam melakukan pengangkutan.

“Hari Minggu kemarin kami sudah bersihkan. Sampah depan Pasar Tanjung dan seputaran Pasar Tanjung, tadi pagi saya lihat sudah numpuk lagi sampahnya,” ujar Artadi, Senin 28 September 2026.

Ia menilai, tanpa tempat pembuangan yang jelas, masyarakat berpotensi membuang sampah di titik-titik yang tidak semestinya. Kondisi itu membuat sampah kembali berserakan meskipun kegiatan pembersihan telah dilakukan.

Karena itu, Artadi meminta DLH segera mengevaluasi kembali pola penempatan dan pengangkutan sampah di kawasan pasar.

Selain kontainer, ia mengusulkan pemasangan kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik yang selama ini menjadi lokasi pembuangan sampah sembarangan.

Menurutnya, keberadaan CCTV dapat membantu mengawasi perilaku masyarakat sekaligus menjadi instrumen untuk mengetahui pihak yang masih membuang sampah tidak pada tempatnya.

“Supaya kelihatan mana masyarakat yang buang sampah sembarangan,” ujarnya.

Artadi menilai penyediaan fasilitas dan pengawasan perlu berjalan beriringan. Kontainer dapat menyediakan tempat pembuangan yang semestinya, sedangkan pengawasan dibutuhkan untuk mencegah masyarakat membuang sampah di luar lokasi yang telah ditentukan.

Ia juga mengingatkan bahwa persoalan kebersihan Pasar Tanjung tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah. Pedagang dan masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut juga memiliki tanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan.

Artadi berharap langkah tersebut dapat mencegah tumpukan sampah kembali muncul setelah kawasan pasar dibersihkan. Menurutnya, persoalan sampah yang dibiarkan berulang dapat berkembang menjadi masalah lingkungan yang lebih serius.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....