Seleksi Pemuda Pelopor Desa NTB 2026 di Sumbawa Berlangsung Semarak
- 30 Sep 2026 10:48 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, SUMBAWA — Seleksi Pemuda Pelopor Desa Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026 di Kabupaten Sumbawa berlangsung selama dua hari, 28–29 September 2026. Penilaian dilakukan langsung di lapangan untuk melihat gagasan, proses, inovasi, hingga dampak nyata yang dihasilkan para finalis bagi masyarakat.
Kegiatan dipimpin Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan, H. Tarmidzi, S.Kom., M.E., selaku Ketua Tim Penilai, bersama dewan juri lainnya.
Pada 28 September, tiga finalis asal Kabupaten Sumbawa dinilai dalam bidang yang berbeda. Muhammad Khoiri dari Desa Labuan Badas mewakili bidang Kewirausahaan dengan inovasi pemanfaatan limbah kelapa, baik isi maupun kulitnya, menjadi produk bernilai ekonomi.
Di bidang Lingkungan, Sakinah Maulidya, S.P., M.Si. dari Desa Kakian, Kecamatan Moyo Hilir, mengembangkan pengolahan sampah organik dan anorganik. Sementara Ziyad Nauvan Zarkasi dari bidang Sosial Kemasyarakatan menghadirkan program pemberdayaan kelompok disabilitas melalui usaha percetakan.
Penilaian berlanjut pada 29 September terhadap Meilani Fitria, S.Pd., M.Sn., finalis bidang Seni dan Budaya. Ia bergerak dalam pengembangan seni tari, teater, musik, festival, serta pemanfaatan rumah adat sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya.
"Beragam inovasi tersebut menunjukkan bahwa kepeloporan pemuda di desa dapat tumbuh dari potensi yang ada di sekitar. Mulai dari pengelolaan limbah, pelestarian lingkungan, pemberdayaan kelompok disabilitas, hingga seni dan budaya, semuanya diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Tarmidzi Rabu, 30 September 2026.
Suasana penilaian pun semakin semarak karena mendapat dukungan dari keluarga finalis dan masyarakat yang ikut menyaksikan secara terbuka. Tim penilai juga mendapat kesempatan bertemu dan membangun silaturahmi dengan keluarga serta para pendamping finalis.
Kehadiran Putri Remaja Indonesia NTB 2026 turut memberikan warna tersendiri. Setelah sebelumnya Kezia dan Ayra mendampingi kegiatan di Kabupaten Sumbawa Barat, kali ini Ratu Raya dan Alifia hadir mendampingi para finalis di Sumbawa.
Bagi Tim Penilai Provinsi, setiap kabupaten selalu menghadirkan cerita dan pengalaman yang berbeda. Bukan hanya menilai karya dan inovasi para pemuda, tetapi juga mendapatkan teman, keluarga, dan pengalaman baru dari masyarakat di setiap lokasi penilaian.
Seleksi ini menjadi gambaran bahwa semangat kepemudaan di desa terus tumbuh melalui karya, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....