Anak Binaan LPKA Lombok Tengah, Belajar Mandiri lewat Budidaya Maggot
- 30 Sep 2026 10:30 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah — Budidaya maggot menjadi salah satu cara Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Lombok Tengah membekali anak binaan dengan keterampilan yang bisa diterapkan setelah kembali ke masyarakat.
Program tersebut tidak berhenti pada teori. Anak binaan terlibat langsung sejak proses perawatan hingga panen maggot bersama petugas dan peserta magang.
Setelah menjalani proses budidaya selama 22 hari, hasil maggot kemudian dipanen untuk dimanfaatkan sebagai pakan alternatif dalam kegiatan peternakan.
Kegiatan ini sekaligus mengenalkan anak binaan pada cara sederhana mengolah limbah organik menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna.
Kepala LPKA Kelas II Lombok Tengah, Hidayat, mengatakan program pembinaan diarahkan agar anak binaan tidak hanya menjalani masa pembinaan, tetapi juga mendapatkan pengalaman dan keterampilan yang dapat menjadi bekal setelah bebas.
“Pembinaan bukan hanya tentang menjalani proses, tetapi juga tentang menyiapkan anak binaan agar memiliki keterampilan dan pengalaman positif yang dapat mereka manfaatkan ketika kembali ke masyarakat,” ujar Hidayat.
Menurutnya, kegiatan produktif seperti budidaya maggot diharapkan dapat menumbuhkan kemandirian dan kepercayaan diri anak binaan.
LPKA Lombok Tengah pun terus mengembangkan kegiatan pembinaan yang memberikan pengalaman langsung, termasuk keterampilan yang berkaitan dengan lingkungan, peternakan, dan ketahanan pangan.
Dengan pendekatan tersebut, proses pembinaan tidak hanya berorientasi pada aktivitas di dalam lembaga, tetapi juga menyiapkan anak binaan menghadapi kehidupan setelah kembali ke tengah masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....