Kakanwil Kemenkum NTB Ajak Masyarakat Lindungi Karya dan Hargai Hak Cipta
- 28 Sep 2026 13:38 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – “Di balik sebuah karya ada waktu, pikiran, tenaga, dan biaya yang dikorbankan oleh penciptanya. Karena itu, karya tersebut perlu mendapatkan pelindungan agar pencipta tetap diakui, dapat mengatur penggunaan karyanya, serta memperoleh manfaat ekonomi dari karya yang dihasilkan,” ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Nusa Tenggara Barat (Kakanwil Kemenkum NTB), I Gusti Putu Milawati, dalam Talkshow “Afterday: Bagaimana Melindungi Hak Cipta” yang diselenggarakan di Radio Insania Mataram, Senin 28 September 2026.
Kakanwil Kemenkum NTB membahas pentingnya pelindungan Kekayaan Intelektual (KI), khususnya Hak Cipta, di tengah semakin berkembangnya kreativitas dan aktivitas ekonomi berbasis karya.
Menurutnya, setiap karya yang dihasilkan memiliki nilai dan proses panjang di baliknya. Sebuah karya tidak hanya lahir dari ide, tetapi juga membutuhkan waktu, pikiran, tenaga, serta biaya dari penciptanya.
Ia menjelaskan, pelindungan Hak Cipta tidak hanya berkaitan dengan aspek hukum, tetapi juga memberikan rasa aman bagi para pencipta untuk terus menghasilkan karya-karya baru.
“Pelindungan Hak Cipta juga menumbuhkan rasa aman dan motivasi bagi masyarakat untuk terus berkarya. Ketika seseorang merasa karyanya dihargai dan dilindungi, maka akan semakin terbuka ruang untuk lahirnya kreativitas dan inovasi,” jelasnya.
Kakanwil menyampaikan bahwa Kanwil Kemenkum NTB terus memperluas edukasi dan sosialisasi mengenai Kekayaan Intelektual, tidak hanya mengenai Hak Cipta, tetapi juga berbagai jenis KI lainnya yang berkaitan erat dengan kebutuhan masyarakat, seperti merek, desain industri, paten, serta indikasi geografis.
Upaya tersebut dilakukan melalui sinergi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, perguruan tinggi, komunitas, pelaku usaha, hingga media.
“Kami terus melakukan edukasi dan sosialisasi, bukan hanya mengenai Hak Cipta, tetapi Kekayaan Intelektual secara umum yang berkaitan erat dengan kebutuhan masyarakat. Kami juga menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, komunitas, pelaku usaha, dan media,” ungkapnya.
Menurut Milawati, kolaborasi dengan media memiliki peran penting dalam memperluas jangkauan informasi mengenai Kekayaan Intelektual kepada masyarakat. Talkshow bersama Radio Insania menjadi salah satu bentuk kolaborasi tersebut.
Melalui edukasi yang berkelanjutan dan kolaborasi lintas sektor, Kanwil Kemenkum NTB terus mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk melindungi Kekayaan Intelektual sekaligus menciptakan ekosistem yang mendukung kreativitas, inovasi, dan pemanfaatan karya secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....