Wali Kota Jambi Studi Tiru Pengembangan Pariwisata ke Lombok Timur

  • 22 Sep 2026 14:53 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menerima kunjungan Wali Kota Jambi H. Maulana beserta jajaran di ruang rapat Bupati, Selasa 22 September 2026. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari audiensi sekaligus studi tiru terkait inovasi dan pengembangan pariwisata unggulan di Kabupaten Lombok Timur.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah H. Muhammad Juaini Taofik, Asisten II, sejumlah pimpinan OPD, serta Ketua TP-PKK Kabupaten Lombok Timur. Sementara Wali Kota Jambi hadir bersama Ketua TP-PKK Kota Jambi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Perlindungan Anak, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Jambi.

Bupati H. Haerul Warisin menyampaikan kunjungan tersebut merupakan suatu kehormatan bagi Pemerintah dan masyarakat Lombok Timur. Menurutnya, kunjungan antardaerah tidak hanya menjadi agenda kerja, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun jejaring, dan saling belajar dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik yang semakin baik.

“Kunjungan ini merupakan kehormatan bagi kami. Ini bukan sekadar agenda kerja antardaerah, tetapi juga momentum untuk saling belajar dan memperkuat hubungan antarpemerintah daerah,” kata Haerul Warisin.

Bupati juga mengakui Pendapatan Asli Daerah Lombok Timur belum dapat menandingi pencapaian Kota Jambi yang memiliki karakter wilayah perkotaan dengan potensi pendapatan yang berbeda. Karena itu, ia menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Lombok Timur sebagai lokasi kunjungan kerja dan studi tiru Pemerintah Kota Jambi.

Terkait pengelolaan pariwisata, Haerul menegaskan dibutuhkan kepemimpinan yang berani dan tegas dalam menyelesaikan berbagai tantangan di lapangan. Menurutnya, tanpa keberanian mengambil langkah nyata, momentum pengembangan sektor pariwisata dapat terlewatkan.

Ia mengatakan konsolidasi dan pengumpulan seluruh pelaku usaha pariwisata terus dilakukan untuk menyamakan persepsi sekaligus membangun pengelolaan pariwisata yang lebih terarah. Langkah penataan tersebut mulai memberikan hasil terhadap peningkatan PAD dari sektor pariwisata, khususnya penginapan serta makanan dan minuman.

Berdasarkan data yang disampaikan Bupati, pendapatan dari sektor tersebut pada 2021 tercatat sebesar Rp5,185 miliar. Angka itu kemudian meningkat menjadi sekitar Rp13 miliar pada 2024, sementara realisasi tahun berjalan telah menembus Rp10 miliar dan diharapkan terus meningkat hingga akhir tahun.

Di sisi lain, Bupati menilai modernisasi tata kelola pemerintahan, termasuk dalam sektor pariwisata, tidak seluruhnya dapat dilakukan melalui digitalisasi. Menurutnya, interaksi langsung dan sentuhan pelayanan secara fisik tetap memiliki peranan penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat maupun wisatawan.

Sementara itu, Wali Kota Jambi H. Maulana mengapresiasi potensi pariwisata Lombok Timur yang dinilainya sangat lengkap, mulai dari kawasan pesisir hingga pegunungan. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Pemerintah Kota Jambi memilih Lombok Timur sebagai lokasi untuk belajar dan berdiskusi mengenai strategi pengembangan pariwisata.

Maulana juga menyoroti pertumbuhan PAD Lombok Timur dari sektor pariwisata yang dinilainya menunjukkan perkembangan signifikan. Ia menilai Lombok Timur memiliki pengalaman dalam memberdayakan masyarakat melalui pengembangan destinasi wisata berbasis komunitas, baik dari sisi budaya, alam, maupun agrowisata.

Menurutnya, potensi tersebut terlihat dari pengembangan kawasan pertanian bawang putih dan peternakan di lereng Rinjani yang dikemas menjadi bagian dari daya tarik wisata. Selama berada di Lombok Timur, rombongan Pemerintah Kota Jambi juga dijadwalkan meninjau langsung kawasan agrowisata perkebunan bawang putih di Sembalun.

“Kami ingin melihat dan belajar langsung bagaimana Lombok Timur mengembangkan potensi masyarakat dan menjadikannya bagian dari daya tarik pariwisata,” ujar Maulana.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Jambi juga menyerahkan surat undangan kepada Bupati Lombok Timur beserta jajaran untuk menghadiri Puncak Peringatan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tingkat Nasional di Kota Jambi pada November 2026 mendatang. Rombongan juga mengundang jajaran Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk berkunjung ke Museum Digital Kota Jambi yang baru diresmikan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog yang dipimpin Sekretaris Daerah Lombok Timur. Rangkaian kunjungan ditutup dengan penyerahan plakat dan cenderamata antara Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan Pemerintah Kota Jambi sebagai simbol kerja sama dan silaturahmi antardaerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....