Satpol PP Lotim Tingkatkan Patroli Antisipasi Gangguan Kamtibmas
- 20 Sep 2026 14:04 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lombok Timur terus meningkatkan intensitas patroli dan pemantauan wilayah. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat atau Kamtibmas.
Upaya tersebut dilakukan menyusul terjadinya insiden penganiayaan di kawasan wisata Pantai Lungkak, Desa Ketapang Raya, Kecamatan Jerowaru. Pengawasan diperkuat di sejumlah wilayah, terutama pada titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi terjadinya gangguan ketertiban.
Kepala Satpol PP Lombok Timur, Salmun Rahman, mengatakan pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk meningkatkan patroli serta memperkuat komunikasi dengan pemerintah desa, kecamatan, kepolisian, dan masyarakat. Patroli dilakukan lebih intensif mulai siang, sore hingga malam hari untuk mencegah aksi kejahatan jalanan maupun pencurian dengan kekerasan.
“Patroli kita tingkatkan mulai siang, sore sampai malam hari, terutama di wilayah yang dianggap rawan. Ini sebagai langkah pencegahan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Salmun. Minggu, 20 September 2016.
Selain meningkatkan patroli, Satpol PP Lombok Timur juga memperluas sosialisasi Kamtibmas ke sejumlah kawasan wisata dan pusat keramaian. Beberapa lokasi yang menjadi sasaran di antaranya kawasan Labuan Haji serta Pantai Ketapang di Kecamatan Pringgabaya.
Sosialisasi tersebut menyasar pelaku usaha, penyedia jasa akomodasi, hingga pedagang lapak yang beraktivitas di sekitar kawasan wisata. Mereka diharapkan turut berperan menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta segera berkoordinasi dengan aparat apabila menemukan potensi gangguan.
Tidak hanya di kawasan wisata, Satpol PP juga berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan pihak sekolah untuk mencegah keterlibatan pelajar dalam aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban, khususnya pada jam belajar. Hasil pemantauan di lapangan masih menemukan adanya pelajar yang berada di tempat wisata saat jam sekolah sehingga diperlukan sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah.
“Keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kondusifitas lingkungan,” ucap Salmun.
Satpol PP Lombok Timur berharap penguatan patroli, koordinasi lintas sektor, dan sosialisasi tersebut dapat mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas. Ini sekaligus menciptakan rasa aman bagi masyarakat maupun pengunjung kawasan wisata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....