Cegah Persaingan Tak Sehat, Jasa Transportasi Sumbawa Ditata
- 18 Sep 2026 14:17 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Sumbawa — Pemerintah Kabupaten Sumbawa mendorong penataan jasa transportasi, untuk mencegah munculnya persaingan tidak sehat antarpenyedia layanan transportasi di daerah. Penataan terutama menyasar kelengkapan izin operasional, pengaturan jadwal, penerapan standar operasional prosedur (SOP), serta perhatian terhadap tenaga kerja.
Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohammad Ansori mengatakan, pemerintah perlu mengatur keberadaan jasa transportasi. Agar seluruh penyedia layanan dapat menjalankan aktivitas secara tertib. Pengaturan tersebut juga penting, untuk menjaga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan baik.
Menurut Ansori, sektor perhubungan melibatkan banyak pihak. Karena itu, pemerintah, pemilik jasa transportasi, tenaga kerja, dan masyarakat perlu menjalankan perannya masing-masing agar layanan transportasi di Sumbawa dapat beroperasi dengan baik.
"Saya rasa semua jasa transportasi di Sumbawa sudah baik. Tinggal bagaimana melengkapi semua izin operasional. Selain itu, jadwalnya harus dipastikan tidak berbenturan," kata Ansori, Jumat 18 September 2026.
Dia menjelaskan, pemerintah dapat mengantisipasi persaingan tidak sehat melalui pengaturan operasional. Pemerintah tidak hanya perlu memastikan legalitas usaha, tetapi juga mengatur jadwal layanan agar tidak terjadi benturan antarpenyedia jasa transportasi.
Ansori menilai keberadaan jasa transportasi di Sumbawa telah memberikan pilihan bagi masyarakat. Masyarakat dapat memilih layanan yang sesuai dengan kebutuhan dan tingkat kenyamanan yang diinginkan.
Namun, dia meminta pemilik jasa transportasi tetap menjalankan usaha sesuai aturan. Pelaku usaha harus menaati SOP yang berlaku dalam setiap kegiatan operasional.
"Kalau SOP sudah dilaksanakan, saya rasa aman-aman saja," ujarnya.
Selain kepatuhan terhadap SOP, Ansori meminta pemilik jasa transportasi memperhatikan tenaga kerja. Menurutnya, tenaga kerja menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sehingga pemilik jasa tidak boleh mengabaikan aspek tersebut.
Dia menegaskan, kualitas pelayanan menjadi bagian utama dalam pengelolaan jasa transportasi. Penyedia layanan harus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang menggunakan jasa transportasi.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa, kata Ansori, memberikan perhatian terhadap keberadaan dan perkembangan jasa transportasi di daerah. Pemerintah ingin memastikan layanan transportasi berjalan tertib, sekaligus mampu memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Ansori menyampaikan ucapan selamat Hari Perhubungan Nasional, kepada seluruh pihak yang bergerak di sektor perhubungan.
Ansori juga mengajak seluruh pihak membenahi transportasi dan sarana perhubungan di Kabupaten Sumbawa. Menurutnya, pembenahan harus dilakukan secara bersama-sama karena sektor perhubungan memiliki banyak unsur yang saling berkaitan.
Dia meminta pelaku usaha jasa transportasi melengkapi perizinan dan menjalankan operasional sesuai ketentuan. Pemerintah juga perlu memastikan pengaturan layanan berjalan baik sehingga tidak memicu benturan antarpenyedia jasa.
"Transportasi ini bagaimana memberikan pelayanan dan kenyamanan kepada masyarakat. Pemerintah juga sangat mengatensi jasa transportasi di Sumbawa," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....