35 Anak Yatim Piatu Terima Bantuan Kemensos untuk Sekolah dan Kebutuhan Harian
- 18 Sep 2026 05:31 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Kementerian Sosial RI menyalurkan bantuan tahap VI kepada 35 anak yatim piatu dan anak dari keluarga kurang mampu di Lombok Barat pada Rabu, 16 September 2026.
- Bantuan disalurkan melalui LKSA Al-Banun dengan koordinasi Pemerintah Kabupaten Lombok Barat untuk wilayah Dusun Tanak Beak Dasan, Kecamatan Narmada.
- Bantuan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus mendukung aktivitas pendidikan anak-anak penerima manfaat.
RRI.CO.ID, Lombok Barat — Sebanyak 35 anak yatim piatu dan anak dari keluarga kurang mampu di Dusun Tanak Beak Dasan, Kecamatan Narmada, Lombok Barat, mendapat perhatian melalui bantuan Kementerian Sosial (Kemensos) RI, Rabu 16 September 2026.
Bantuan tahap VI tersebut disalurkan di LKSA Al-Banun melalui Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Bantuan diarahkan untuk membantu kebutuhan sehari-hari sekaligus menunjang aktivitas pendidikan anak-anak penerima manfaat.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Lombok Barat, Arief Suryawirawan, mengatakan bantuan tersebut diberikan kepada anak-anak yang membutuhkan dukungan, baik karena kehilangan orang tua maupun berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
“Bantuan ini menyasar 35 orang anak, terdiri dari anak yatim piatu dan anak-anak dari keluarga kurang mampu. Bantuan yang diberikan berupa perlengkapan sekolah, kasur dan sembako,” jelasnya.
Menurut Arief, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban kebutuhan penerima manfaat. Terlebih, sebagian bantuan secara langsung berkaitan dengan kebutuhan pendidikan anak.
Sementara itu, Ketua LKSA Al-Banun, Fibrian Khotmul Aula Putra, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah dan pihak-pihak yang ikut membantu proses pendataan hingga penyaluran bantuan.
Ia menilai dukungan tersebut bukan sekadar membantu memenuhi kebutuhan anak-anak, tetapi juga dapat menjadi dorongan moral agar mereka tetap memiliki semangat menempuh pendidikan.
“Semoga bantuan ini membuat anak-anak semakin semangat untuk belajar. Jangan sampai terlena dengan bantuan yang diterima, tetapi justru menjadi motivasi untuk terus berusaha dan belajar,” ujarnya.
Fibrian berharap seluruh bantuan yang diterima dapat digunakan secara bijak dan sesuai kebutuhan. Anak-anak penerima manfaat juga diharapkan tetap fokus belajar serta menjadikan dukungan tersebut sebagai penyemangat untuk mengejar cita-cita.
Penyaluran bantuan Kemensos tahap VI itu menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap anak yatim piatu dan anak dari keluarga kurang mampu di Lombok Barat. Selain membantu kebutuhan dasar seperti sembako dan kasur, bantuan juga menyentuh kebutuhan perlengkapan sekolah yang berkaitan langsung dengan keberlanjutan pendidikan mereka.
“Yang terpenting, bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan menjadi penyemangat anak-anak untuk terus belajar serta berusaha meraih masa depan yang lebih baik,” katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....