Dishub Lotim Perkuat Konektivitas Transportasi Publik menuju Lokasi Wisata
- 16 Sep 2026 20:07 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Timur (Lotim) terus mendorong penguatan konektivitas transportasi publik menuju sejumlah destinasi wisata, khususnya kawasan Sembalun. Upaya tersebut dilakukan untuk memudahkan masyarakat maupun wisatawan mengakses berbagai destinasi wisata di wilayah Lombok Timur.
Kepala Dinas Perhubungan Lombok Timur, Muhammad Safwan, mengatakan saat ini telah tersedia layanan angkutan umum yang menghubungkan Bandara Internasional Lombok, Pancor, hingga Sembalun. Layanan tersebut telah berjalan sekitar empat hingga lima bulan dengan dukungan subsidi dari Pemerintah Pusat.
“Transportasi dari Pancor menuju Sembalun sudah tersedia dengan dukungan subsidi dari Pemerintah Pusat. Ini menjadi salah satu upaya untuk membuka akses masyarakat dan wisatawan menuju kawasan wisata Sembalun,” kata Safwan, Rabu 15 September 2026.-
Untuk rute Pancor-Sembalun, tersedia tiga kendaraan yang melayani perjalanan pada pagi hari. Masing-masing kendaraan berangkat sekitar pukul 09.00, 10.00, dan 11.00 WITA, sementara rute dari Bandara Internasional Lombok menuju Sembalun tersedia melalui wilayah Lombok Utara.
Safwan mengatakan keberadaan layanan tersebut diharapkan dapat membuka akses masyarakat dan wisatawan menuju berbagai destinasi yang selama ini relatif sulit dijangkau menggunakan transportasi publik.
"Harapannya, masyarakat maupun wisatawan tidak lagi kesulitan mendapatkan transportasi untuk menuju destinasi wisata yang ada di Sembalun,” ujarnya.
Safwan menambahkan, pengembangan konektivitas tidak hanya berfokus pada perjalanan menuju Sembalun, tetapi juga bagaimana wisatawan dapat menikmati berbagai destinasi secara lebih optimal. Karena itu, pihaknya mengusulkan agar waktu tunggu kendaraan di Sembalun dapat diperpanjang.
“Kita juga mengusulkan supaya waktu tunggu kendaraan di Sembalun diperpanjang, sehingga wisatawan memiliki waktu yang lebih cukup untuk menikmati destinasi wisata sebelum melanjutkan perjalanan,” jelasnya.
Ia menilai keterhubungan antara angkutan umum utama dengan transportasi lokal menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pariwisata di Sembalun. Integrasi tersebut diharapkan memudahkan wisatawan melanjutkan perjalanan dari titik pemberhentian utama menuju sejumlah destinasi wisata.
Dari sisi tarif, layanan transportasi tersebut dinilai cukup terjangkau. Penumpang dari Pancor menuju Sembalun dikenakan biaya sekitar Rp11 ribu, sedangkan perjalanan dari Bandara Internasional Lombok menuju Sembalun sekitar Rp22 ribu.
Peningkatan konektivitas transportasi, kata Safwan, menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pengembangan pariwisata Lombok Timur. Kemudahan akses diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memperkenalkan potensi wisata Sembalun dan destinasi lainnya kepada masyarakat yang lebih luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....