MTQ Kecamatan Bolo, Tujuh Cabang Al-Qur’an Diperlombakan
- 16 Sep 2026 14:37 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima - Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Bolo Tahun 2026 resmi dimulai. Ajang yang dipusatkan di Arena Utama Paruga Na’e, Kecamatan Bolo, tersebut berlangsung selama sepekan.
Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy membuka secara resmi pelaksanaan MTQ tersebut.
Ketua Panitia MTQ Kecamatan Bolo, Suaedin H. Abdulla menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ tahun ini memperlombakan tujuh cabang utama dengan sejumlah golongan.
Ragam cabang yang diperlombakan mencakup kemampuan membaca, menghafal, memahami, menulis hingga menyampaikan kandungan Al-Qur’an.
Pada cabang seni baca Al-Qur’an, peserta akan mengikuti golongan tartil, anak-anak, remaja, dewasa dan cacat netra.
Selanjutnya, pada cabang hafalan Al-Qur’an, diperlombakan golongan 1 juz tilawah, 5 juz tilawah, 10 juz dan 20 juz.
Sementara pada cabang khatil Qur’an, peserta akan berkompetisi dalam golongan dekorasi, hiasan mushaf, naskah dan kontemporer.
Tidak hanya itu, panitia juga memperlombakan cabang qira’at sab’ah, yang terdiri atas muraattal remaja dan dewasa serta mujawwad remaja dan dewasa.
Tiga cabang lainnya yakni syarhil Qur’an, fahmil Qur’an serta karya tulis ilmiah Al-Qur’an (KTIQ).
Wakil Bupati Bima H. Irfan dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberadaan MTQ harus dimaknai sebagai bagian dari upaya membangun kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
"Pelaksanaan MTQ bukan sekadar agenda rutin tahunan atau perlombaan untuk menentukan siapa yang terbaik dalam membaca dan memahami Al-Qur’an. Lebih dari itu, MTQ merupakan sarana syiar Islam, media pendidikan dan pembinaan umat, sekaligus momentum untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an," ujarnya.
Menurut H. Irfan, berbagai cabang yang diperlombakan dalam MTQ memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan dan potensi mereka dalam bidang Al-Qur’an.
Karena itu, ia berharap para peserta tidak hanya mengejar prestasi dalam perlombaan, tetapi juga menjadikan proses tersebut sebagai bagian dari pembinaan diri dan peningkatan pemahaman terhadap nilai-nilai Al-Qur’an.
"Jadikan MTQ sebagai ruang untuk meningkatkan kemampuan sekaligus mempererat silaturahmi antarsesama generasi Qur’ani," katanya.
H. Irfan juga berharap MTQ Kecamatan Bolo dapat melahirkan qari dan qariah, hafizh dan hafizhah, mufassir serta generasi Qur’ani yang mampu membawa nama baik Kecamatan Bolo dan Kabupaten Bima pada ajang yang lebih tinggi.
Pembukaan MTQ turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Bima Dapil Bolo, jajaran pimpinan OPD, Ketua GOW Kabupaten Bima Hj. Anita H. Irfan, Plt. Camat Bolo H. Gunawan, M.Pd, Ketua TP-PKK Kecamatan Bolo, Muspika, pimpinan organisasi keagamaan, para kepala desa se-Kecamatan Bolo dan masyarakat.
Dengan berlangsungnya MTQ selama sepekan, seluruh rangkaian perlombaan diharapkan berjalan lancar sekaligus menjadi wadah pembinaan dan penjaringan generasi Qur’ani berprestasi dari Kecamatan Bolo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....