Port Link ASDP Lembar Disiapkan Sambut MotoGP dan Lonjakan Logistik

  • 15 Sep 2026 17:51 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Lembar memperkuat layanan penyeberangan untuk menghadapi peningkatan mobilitas jelang MotoGP 2026.
  • Penguatan Port Link ASDP ditujukan untuk meningkatkan efisiensi distribusi logistik di wilayah Nusa Tenggara Barat.
  • Agenda besar MotoGP 2026 di Sirkuit Mandalika menjadi pemicu utama persiapan infrastruktur transportasi dan penyeberangan di Lombok Barat.

RRI.CO.ID, Lombok Barat — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Lembar mulai menyiapkan penguatan layanan penyeberangan untuk menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat dan distribusi logistik menjelang sejumlah agenda besar, termasuk MotoGP 2026 di Sirkuit Mandalika.

Salah satu armada yang diproyeksikan memperkuat konektivitas Jawa–Lombok ialah KMP Port Link, kapal yang melayani rute Tanjung Wangi, Banyuwangi–Lembar, Lombok Barat. Kehadiran kapal tersebut dinilai dapat menjadi alternatif baru bagi masyarakat sekaligus membantu mengurai kepadatan jalur transportasi darat dan penyeberangan.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Lembar, Anis Adinizam, mengatakan KMP Port Link sejak awal dihadirkan untuk membantu mengatasi kepadatan arus kendaraan dan distribusi barang melalui jalur Ketapang–Gilimanuk.

“KMP Port Link ini tujuannya dari Tanjung Wangi di Banyuwangi ke Lembar. Jadi memang hadir mulanya untuk memecahkan masalah kepadatan jalan raya di Ketapang, mungkin juga nanti di Lembar,” ujar Anis, Selasa 15 September 2026.

Menurutnya, keberadaan kapal tersebut tidak hanya berkaitan dengan kelancaran perjalanan masyarakat, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas angkutan logistik dari Pulau Jawa menuju Nusa Tenggara Barat.

Anis menilai momentum pengoperasian kapal tersebut cukup strategis karena berdekatan dengan sejumlah periode yang berpotensi meningkatkan pergerakan orang dan barang, termasuk libur Natal dan Tahun Baru serta agenda MotoGP di Mandalika.

“Apalagi ini kan juga mau mendekati MotoGP, mungkin bisa untuk membantu. Jadi memang momen kita meresmikan saat ini memang banyak,” katanya.

Ia menjelaskan, kebutuhan terhadap jalur distribusi yang lebih efisien semakin penting karena pasokan logistik untuk wilayah Nusa Tenggara maupun Bali harus tetap terjaga ketika terjadi peningkatan aktivitas masyarakat.

Selain itu, KMP Port Link juga diharapkan memberikan pilihan perjalanan bagi masyarakat yang hendak menyaksikan gelaran MotoGP di Mandalika. Dengan tersedianya rute langsung Tanjung Wangi–Lembar, wisatawan maupun penonton dari Pulau Jawa memiliki alternatif perjalanan menuju Lombok.

“Mudah-mudahan ini juga menjadi alternatif bagi penikmat balap di Mandalika nanti untuk bisa menikmati, menonton Mandalika dengan tenang dengan menuju ke Mandalikanya,” ucapnya.

Tak hanya MotoGP, ASDP juga melihat periode Lebaran sebagai momentum penting berikutnya. Jarak waktu menuju arus mudik dinilai semakin pendek sehingga kebutuhan terhadap kelancaran pasokan logistik dan pergerakan masyarakat perlu dipersiapkan sejak dini.

Anis mengatakan, jalur Tanjung Wangi–Lembar berpotensi menjadi pilihan masyarakat Lombok yang hendak bepergian ke Pulau Jawa karena menawarkan jalur yang dinilai lebih praktis dibandingkan harus melewati rute Lembar–Padangbai.

“Nanti Lebaran bahkan kami memprediksi ini akan menjadi pilihan transportasi yang alternatif, mungkin harapannya bisa jadi utama dari orang Lombok yang mau mudik ke Jawa pakai kapal Port Link saja,” katanya.

Menurut Anis, masyarakat nantinya memiliki opsi perjalanan yang lebih langsung menuju Jawa, sekaligus mengurangi ketergantungan pada jalur penyeberangan yang selama ini menjadi salah satu akses utama masyarakat Lombok menuju Bali dan selanjutnya ke Pulau Jawa.

“Daripada misalnya harus ke Lembar, harus melalui Padang Bai, ini ada jalur yang lebih cepat dan lebih nyaman,” katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....