Warga Dorong Patroli Ditingkatkan untuk Cegah Kriminalitas Jalanan
- 15 Sep 2026 10:03 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Rasa aman di jalan, terutama pada malam hari, membutuhkan kewaspadaan masyarakat dan kehadiran aparat di sejumlah titik yang berpotensi rawan. Patroli dinilai perlu terus dilakukan sebagai bagian dari upaya mencegah aksi begal dan tindak kriminalitas jalanan lainnya.
Zul Azwari, warga Sesele, Gunungsari, mengatakan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan ketika bepergian, khususnya pada malam hari. Menurutnya, kehati-hatian menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko menjadi korban kejahatan.
“Terutama kalau bepergian pada malam hari, masyarakat memang harus lebih waspada agar tidak sampai terjadi begal atau tindak kriminal lainnya,” kata Zul, Selasa 15 September 2026.
Meski demikian, ia menilai upaya menjaga keamanan tidak cukup hanya dengan mengandalkan kewaspadaan masyarakat. Aparat juga diharapkan dapat meningkatkan patroli, terutama di jalan-jalan yang sepi dan dianggap memiliki tingkat kerawanan.
“Selain kewaspadaan dari masyarakat sendiri, patroli dari aparat juga perlu lebih sering dilakukan di jalan-jalan yang sepi atau yang memang selama ini dianggap rawan,” ujarnya.
Menurut Zul, peningkatan kehadiran aparat di lapangan dapat memberikan rasa tenang bagi masyarakat yang masih harus beraktivitas pada malam hari, termasuk pekerja maupun warga yang sedang dalam perjalanan pulang.
Sementara itu, warga Lombok Timur, Anjani, menekankan bahwa upaya mencegah kriminalitas jalanan membutuhkan keterlibatan masyarakat. Warga, menurutnya, dapat berperan dengan meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar.
“Kalau masalah kriminalitas jalanan ini menurut saya tidak bisa hanya mengandalkan polisi. Masyarakat juga harus ikut menjaga lingkungan,” katanya.
Ia mencontohkan masyarakat dapat saling memperhatikan apabila terdapat aktivitas yang mencurigakan atau orang yang tidak dikenal sering berada di sekitar lingkungan. Kepedulian tersebut dinilai penting agar potensi gangguan keamanan dapat lebih cepat diantisipasi.
“Misalnya dengan saling memperhatikan kalau ada aktivitas yang mencurigakan atau orang-orang yang tidak dikenal sering berkeliaran di sekitar lingkungan,” ujar Anjani.
Menurutnya, keterlibatan keluarga juga tetap diperlukan, khususnya dalam mengawasi aktivitas anak yang sering keluar hingga larut malam. Dengan demikian, pencegahan dapat dilakukan dari berbagai lingkungan, mulai dari keluarga hingga ruang publik.
Anjani menilai sinergi antara masyarakat dan aparat menjadi kunci untuk menekan potensi kriminalitas. Kepedulian warga yang dibarengi dengan langkah pengamanan dari aparat diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman.
“Kalau semua saling peduli, saya rasa potensi terjadinya kriminalitas di jalan bisa lebih ditekan,” katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....