Perkuat Pencegahan Pernikahan Dini, Dikpora NTB Hadir dalam Kegiatan Kepemudaan
- 10 Sep 2026 10:19 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram — Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat upaya pencegahan pernikahan dini. Langkah tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Sosial dan komunitas Generasi Berencana (GenRe).
Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dikpora NTB, H. Tarmidzi, mengatakan edukasi mengenai dampak pernikahan dini terus disisipkan dalam berbagai kegiatan kepemudaan.
Menurutnya, pencegahan tidak hanya dilakukan melalui sosialisasi, tetapi juga dikemas dalam kegiatan yang dekat dengan kehidupan anak muda. Salah satu kegiatannya melalui pelatihan perfilman yang digelar beberapa waktu lalu, dengan mengangkat isu pernikahan dini, termasuk dampak dan risikonya bagi masa depan pemuda.
Tarmidzi menilai, perkembangan teknologi dan penggunaan gawai menjadi salah satu faktor yang perlu mendapat perhatian. Kemudahan mengakses berbagai informasi harus diimbangi dengan pendampingan agar teknologi tidak memberikan pengaruh negatif terhadap perkembangan anak.
Selain teknologi, lingkungan keluarga dan pergaulan juga menjadi faktor penting. Kondisi ketika orang tua bekerja di luar daerah atau luar negeri dan anak kurang mendapatkan pendampingan, dinilai dapat memengaruhi pola pergaulan dan pengambilan keputusan anak.
"Yang juga menjadi penekanan memang lingkungan. Sangat penting orang tua memperhatikan anak-anak kita untuk kita kawal," ujar Tarmidzi.
Ia menegaskan, teknologi tidak dapat dijauhkan dari kehidupan generasi muda, termasuk perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Karena itu, yang dibutuhkan yaitu penggunaan teknologi secara bijaksana disertai pengawasan dan pendampingan dari keluarga maupun lingkungan.
Dikpora NTB berharap kolaborasi lintas sektor dan penguatan edukasi kepada pemuda dapat menekan angka pernikahan dini sekaligus mendorong generasi muda NTB agar lebih siap membangun masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....