LPKA Lombok Tengah Perkuat Pembinaan Karakter Anak Lewat Mengaji dan Seni Tari

  • 08 Sep 2026 19:50 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah — Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Lombok Tengah terus memperkuat pembinaan anak binaan melalui berbagai kegiatan positif. Tidak hanya pembinaan keagamaan, anak binaan juga diberikan ruang untuk mengembangkan kreativitas dan bakat melalui kegiatan seni.

Pada Selasa, 8 September 2026, anak binaan mengikuti kegiatan belajar membaca Al-Qur’an yang berlangsung di Masjid At-Taubah LPKA Lombok Tengah.

Kegiatan tersebut dibimbing Ustadz Hasanuddin dan Addin Wardiman. Anak binaan mengikuti pembelajaran secara bertahap, mulai dari meningkatkan kemampuan membaca hingga memahami dasar-dasar membaca Al-Qur’an.

Kepala LPKA Kelas II Lombok Tengah, Hidayat, mengatakan pembinaan keagamaan menjadi bagian penting dalam membentuk karakter anak selama menjalani masa pembinaan.

Menurutnya, kemampuan membaca Al-Qur’an diharapkan tidak hanya menjadi keterampilan keagamaan, tetapi juga menjadi bekal bagi anak binaan dalam memperbaiki diri dan menjalani kehidupan setelah kembali ke masyarakat.

“Melalui kegiatan belajar mengaji ini, kami berharap anak binaan dapat meningkatkan pemahaman keagamaannya, terutama dalam membaca Al-Qur’an, dan menjadikannya sebagai bekal untuk membentuk pribadi yang lebih baik,” ujar Hidayat.

Selain pembinaan keagamaan, LPKA Lombok Tengah juga memberikan kesempatan kepada anak binaan untuk mengembangkan kreativitas melalui pembelajaran seni tari.

Kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram. Dalam pembelajaran itu, anak binaan diperkenalkan dengan Tari Gopala dan Tari Kecak.

Mahasiswa PKL memberikan contoh setiap gerakan, kemudian mendampingi anak binaan untuk mempraktikkannya secara langsung.

Hidayat mengatakan kegiatan seni menjadi bagian dari upaya LPKA menghadirkan pola pembinaan yang lebih beragam. Anak binaan tidak hanya diarahkan mengikuti kegiatan yang bersifat akademis dan keagamaan, tetapi juga diberi kesempatan menggali potensi serta mengekspresikan kreativitas.

“Melalui kegiatan seni, anak binaan dapat mengembangkan potensi dan kreativitas sekaligus belajar tentang disiplin dan kerja sama,” katanya.

Menurut Hidayat, kegiatan seni juga memiliki manfaat dalam membangun kepercayaan diri anak binaan. Proses mengikuti gerakan tari secara bersama-sama dapat melatih konsentrasi, kekompakan, kedisiplinan, sekaligus kemampuan bekerja dalam kelompok.

“Kami berharap pengalaman positif ini dapat menjadi bekal bagi mereka saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, LPKA Lombok Tengah akan terus mengembangkan berbagai program pembinaan yang edukatif dan kreatif. Hal tersebut dilakukan agar anak binaan memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun karakter positif selama berada di LPKA.

“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi menghadirkan pembinaan yang dapat membentuk karakter positif, melatih kedisiplinan, serta meningkatkan kepercayaan diri anak binaan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....