Groundbreaking Pelabuhan Nusantara Kilo Resmi Dimulai

  • 07 Sep 2026 15:48 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Dompu – Groundbreaking pembangunan Pelabuhan Nusantara di Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, dimulai hari ini. Pembangunan pelabuhan tersebut sempat mengalami keterlambatan akibat musibah tenggelamnya kapal pengangkut tiang pancang di perairan Madura, Jawa Timur.

Tiang pancang yang dipesan dari Surabaya tersebut sebelumnya tengah dalam perjalanan menuju lokasi proyek. Namun, kapal pengangkut mengalami musibah dan tenggelam di perairan Madura, sehingga proses awal pembangunan fasilitas laut ikut tertunda.

Bupati Dompu, Bambang Firdaus, mengatakan meski mengalami sedikit keterlambatan, pembangunan Pelabuhan Nusantara Kilo tetap optimistis dapat diselesaikan sesuai target waktu yang ditetapkan.

Menurutnya, keterlambatan tidak boleh mengganggu keseluruhan pelaksanaan proyek. Rekanan tetap diminta memaksimalkan pekerjaan, termasuk mengerjakan sejumlah fasilitas di darat sembari menunggu material untuk pembangunan fasilitas laut tiba.

Bambang berharap keberadaan Pelabuhan Nusantara Kilo nantinya mampu menjadi jembatan bagi keluarnya berbagai komoditas unggulan Dompu ke luar daerah, bahkan membuka peluang ekspor secara langsung.

Salah satu komoditas yang diharapkan mendapat manfaat besar dari keberadaan pelabuhan tersebut adalah jagung. Sebagai salah satu komoditas andalan Dompu, kemudahan akses transportasi laut dinilai dapat memperlancar distribusi sekaligus memperluas pasar komoditas pertanian daerah.

“Harapannya, pelabuhan ini menjadi jembatan untuk mengeluarkan komoditas Dompu ke luar daerah, bahkan ekspor komoditas bisa lebih mudah,” katanya, Senin, 7 Septeber 2026.

Ia menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterima pemerintah daerah, selama menunggu kedatangan tiang pancang, rekanan tetap mengerjakan fasilitas pendukung yang berada di darat. Dengan demikian, waktu pembangunan tetap dapat dimanfaatkan dan tidak sepenuhnya terhenti.

Tiang pancang yang akan digunakan untuk pembangunan fasilitas laut Pelabuhan Nusantara Kilo akhirnya tiba di lokasi proyek sejak 17 Agustus 2026.

Dengan dimulainya groundbreaking dan tersedianya material utama pembangunan fasilitas laut, pemerintah daerah berharap pelaksanaan proyek dapat berjalan lebih cepat dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Pelabuhan Nusantara Kilo diharapkan tidak hanya menjadi infrastruktur transportasi, tetapi juga membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi Dompu, terutama dalam mempercepat arus keluar komoditas unggulan daerah menuju pasar nasional maupun internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....