Peruak Brang Treng-Punik Kini Sudah Diaspal

  • 31 Agt 2026 14:56 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Sumbawa - Pengerjaan proyek Inpres Jalan Daerah (IJD) ruas Batu Dulang–Punik, terus menunjukkan perkembangan. Hingga pekan ke-33 pelaksanaan, progres pekerjaan telah mencapai 55,29 persen. Salah satu perkembangan yang cukup signifikan terlihat pada segmen Brang Treng–Punik yang kini sudah memasuki tahap pengaspalan.

Asisten II Setda Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya, mengatakan progres pekerjaan secara keseluruhan berada di angka 55,29 persen. Capaian tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan target rencana sebesar 55,216 persen.

“Progresnya di angka 55,29 persen, dari rencana 55,216 persen. Jadi ada deviasi positif sekitar 0,013 persen,” kata Suharmaji, Senin 31 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, proyek tersebut memiliki waktu pelaksanaan selama 330 hari kalender, terhitung sejak November hingga November 2026. Dari total waktu pelaksanaan tersebut, pekerjaan telah berjalan selama 231 hari sehingga tersisa sekitar 99 hari kalender.

Menurut Suharmaji, capaian progres 55 persen saat ini masih banyak berasal dari pekerjaan persiapan konstruksi. Pekerjaan itu meliputi pembangunan saluran, pemasangan pengaman tebing, pemasangan bronjong penahan, pekerjaan keprasan, hingga lapisan pondasi agregat (LPA).

Namun, perkembangan yang cukup menggembirakan mulai terlihat pada beberapa titik pekerjaan. Segmen Brang Treng hingga Punik sudah memasuki tahap pengaspalan. Pengaspalan juga telah dilakukan pada segmen awal sebelum memasuki kawasan Brang Treng.

“Yang cukup menggembirakan, mulai dari segmen Brang Treng sampai dengan Punik itu sudah dilakukan pengaspalan. Kemudian dari segmen awal, sebelum memasuki Brang Treng, juga sudah melaksanakan pengaspalan,” ujarnya.

Pada segmen Brang Treng, kontraktor saat ini masih melaksanakan sejumlah pekerjaan pendukung sebelum seluruh bagian ruas tersebut dapat diselesaikan. Pekerjaan antara lain mencakup persiapan pemasangan saluran U-ditch dan perkerasan lahan pada lokasi yang telah mengalami perubahan trase.

Suharmaji menyebut perubahan trase menjadi salah satu bagian penting dalam pekerjaan pada kawasan Brang Treng–Punik. Kondisi lapangan membuat pelaksana harus melakukan pengeprasan dan pekerjaan tanah pada sejumlah titik, terutama lokasi yang memiliki banyak material batu.

“Untuk Brang Treng sendiri sekarang sedang dilakukan persiapan pemasangan saluran U-ditch dan perkerasan lahan karena di situ ada trase baru yang dibuat,” katanya.

Ia berharap pekerjaan dapat terus bergerak sesuai jadwal sehingga seluruh segmen dapat memasuki tahap pengaspalan pada akhir Oktober. Pemerintah daerah juga meminta dukungan maksimal dari pihak rekanan agar pekerjaan tidak mengalami hambatan pada sisa waktu pelaksanaan.

Suharmaji menilai kondisi cuaca yang relatif mendukung menjadi salah satu faktor yang dapat membantu percepatan pekerjaan. Ia berharap tidak terjadi hujan berkepanjangan yang dapat menghambat pekerjaan di lapangan, terutama pekerjaan tanah, pengaspalan, dan pekerjaan konstruksi lainnya.

“Kita harapkan ini tidak menjadi kendala karena cuaca cukup bagus, tidak terjadi hujan dan sebagainya. Ini membutuhkan kemajuan atau dukungan dari rekanan untuk segera menyelesaikan pekerjaan,” ujarnya.

Selain pekerjaan utama, pelaksana juga mengerjakan sejumlah pekerjaan minor yang menjadi bagian dari kelengkapan jalan. Pekerjaan tersebut meliputi pemasangan patok beton di sisi jalan, pemasangan pengarah lalu lintas, serta sejumlah perlengkapan keselamatan dan penunjang jalan lainnya.

Pekerjaan pada masing-masing segmen juga terus berjalan secara bersamaan. Segmen pertama dan segmen ketiga masih didominasi pekerjaan konstruksi dan kelengkapan lainnya. Sementara segmen kedua, khususnya kawasan Brang Treng, terus mendapatkan penanganan karena adanya pekerjaan perubahan trase.

Pada kawasan tersebut, pelaksana masih melakukan pengorasan di beberapa titik. Material batu yang cukup banyak di lapangan membuat pekerjaan tanah harus mendapat penanganan khusus sebelum tahapan berikutnya dapat dilakukan.

Suharmaji mengatakan pemerintah berharap seluruh segmen, mulai dari segmen satu, dua, hingga tiga, dapat teraspal pada akhir Oktober. Setelah pekerjaan pengaspalan rampung, pelaksana akan melanjutkan pemasangan berbagai item pelengkap jalan.

“Untuk segmen satu dan segmen tiga umumnya masih pekerjaan lengkap. Khusus segmen dua, yaitu Brang Treng, sekarang sedang pemasangan U-ditch dan sebagian masih dilakukan pengorasan, terutama di daerah yang banyak batu,” katanya.

Ia menargetkan pada akhir Oktober seluruh segmen sudah memasuki kondisi teraspal. Setelah itu, pekerjaan akan berlanjut pada pemasangan patok, pengarah jalan, serta perlengkapan lain yang menjadi bagian dari penyelesaian ruas tersebut.

“Kita harapkan nanti Oktober akhir, insyaallah semua segmen satu, dua, dan tiga sudah teraspal dan tinggal memasang item pelengkap seperti patok, pengarah jalan, dan sebagainya,” ujar Suharmaji.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....