LDII NTB Bangun SDM Profesional Religius untuk NTB Makmur Mendunia
- 25 Agt 2026 12:44 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram — Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi digelar di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB, Selasa 25 Agustus 2026. Forum organisasi tersebut mengangkat tema “Membangun Sumber Daya Manusia Profesional Religius melalui Kolaborasi dan Sinergi Bersama Menuju NTB Makmur Mendunia.”
Tema itu menjadi penegasan bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya bertumpu pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membutuhkan kualitas manusia yang memiliki kompetensi sekaligus karakter.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, melalui Kepala Bakesbangpoldagri Provinsi NTB Drs. H. Surya Bahari, MM.Pd., menyampaikan bahwa penguatan sumber daya manusia (SDM) profesional dan religius merupakan bagian penting dalam meletakkan fondasi pembangunan NTB.
Menurutnya, tema yang diusung dalam Muswil VIII LDII NTB memiliki relevansi kuat dengan arah pembangunan daerah, termasuk agenda dalam RPJMD Provinsi NTB 2025–2029 yang menempatkan transformasi sosial dan peningkatan kualitas SDM sebagai salah satu perhatian utama.
“NTB membutuhkan generasi yang tidak hanya unggul dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki iman, ketakwaan dan akhlak yang kuat,” tegas Gubernur dalam sambutan tertulis yang dibacakan Surya Bahari.
Ia menilai perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan yang berlangsung cepat harus berjalan beriringan dengan penguatan nilai moral. Sebab, kemajuan tanpa fondasi karakter berpotensi menciptakan generasi yang memiliki kemampuan tinggi, tetapi kehilangan pijakan dalam kehidupan sosial.
Karena itu, SDM profesional dan religius dinilai menjadi modal penting untuk menggerakkan berbagai sektor pembangunan, mulai dari ekonomi inklusif, pengembangan ekonomi hijau hingga terciptanya lingkungan daerah yang aman, tertib dan kondusif.
Pemerintah Provinsi NTB, katanya, terus mendorong sejumlah program yang diarahkan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dan generasi muda, termasuk melalui NTB Terampil dan Tangkas serta NTB Sehat dan Cerdas.
Program-program tersebut diharapkan mampu membekali masyarakat dengan keterampilan yang sesuai perkembangan dunia kerja dan kebutuhan industri modern, tanpa mengesampingkan nilai kesalehan serta kearifan lokal yang menjadi bagian dari karakter masyarakat NTB.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga membuka ruang lebih luas bagi organisasi kemasyarakatan dan keagamaan untuk mengambil peran dalam pembangunan berbasis masyarakat.
Keluarga besar LDII NTB didorong memperluas kolaborasi melalui program Desa Berdaya, terutama pada sektor ekonomi syariah, pemberdayaan UMKM berbasis pesantren, penguatan ketahanan keluarga serta ketahanan pangan di tingkat desa.
Kolaborasi tersebut dinilai penting karena pembangunan yang kuat bukan hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh keterlibatan masyarakat hingga tingkat paling bawah.
“Kontribusi organisasi keagamaan harus terus diperkuat agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat akar rumput,” ujarnya.
Gubernur berharap Muswil VIII LDII NTB dapat berlangsung secara demokratis dan menghasilkan kepengurusan yang mampu membawa organisasi semakin adaptif terhadap tantangan zaman. Selain itu, forum tersebut diharapkan melahirkan program kerja yang inovatif dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat.
Muswil juga diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah, organisasi keagamaan dan seluruh elemen masyarakat dalam merumuskan langkah pembangunan yang lebih kolaboratif.
“Dengan semangat sinergi dan ukhuwah, mari kita bangun NTB melalui SDM yang kompeten, berkarakter dan religius,” katanya menegaskan.
Ia menambahkan, kekuatan manusia yang profesional sekaligus berintegritas akan menjadi salah satu penentu keberhasilan NTB dalam menghadapi perubahan ekonomi, teknologi dan sosial yang semakin cepat.
Muswil VIII LDII NTB pun diharapkan tidak berhenti sebagai agenda organisasi, melainkan menjadi momentum memperkuat kontribusi nyata LDII dalam pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat.
“Semoga Muswil VIII LDII NTB menghasilkan keputusan terbaik, kepengurusan yang solid serta gagasan yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung terwujudnya NTB Makmur Mendunia,” ucapnya.
Dengan mengedepankan kolaborasi, sinergi dan penguatan karakter, LDII NTB diharapkan dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang produktif, berdaya saing dan tetap berpegang pada nilai-nilai religius.
“Muswil ini harus menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan menghadirkan kerja nyata untuk masyarakat NTB,” katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....