Puan Jaga Jadi Wadah Perempuan Gapuk Dorong Potensi Ekonomi Keluarga

  • 21 Agt 2026 20:12 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat – Pemberdayaan perempuan menjadi salah satu perhatian Pemerintah Desa Gapuk dalam mempersiapkan masyarakat menghadapi perubahan yang diperkirakan muncul setelah Kampus III UIN Mataram beroperasi.

Kepala Desa Gapuk, Nurudin, S.Pd.I., mengatakan desa telah membentuk wadah bernama "Puan Jaga" atau perempuan penjaga keluarga. Kelompok tersebut sebelumnya menyasar perempuan kepala keluarga, termasuk mereka yang berstatus janda, tetapi kemudian dikembangkan dengan nama yang dinilai lebih inklusif.

"Puan Jaga ini kami buat agar perempuan tidak lagi menjadi objek pembangunan. Kami ingin mereka menjadi subjek pembangunan dan mampu membaca potensi yang ada," ujarnya, Jumat 21 Agustus 2026.

Menurut Nurudin, pembentukan kelompok tersebut diawali dengan pengorganisasian serta pemetaan persoalan yang dihadapi para anggotanya. Pendekatan itu dilakukan agar program pemberdayaan tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga mengetahui potensi yang bisa dikembangkan.

Desa Gapuk sendiri memiliki sejumlah potensi yang dapat menjadi basis kegiatan ekonomi masyarakat. Di antaranya pertanian, perikanan, perkebunan kelapa hingga kerajinan seperti emping.

Potensi tersebut dinilai dapat dikembangkan lebih jauh apabila masyarakat memiliki wadah untuk berkolaborasi.

Nurudin berharap Puan Jaga tidak hanya menjadi kelompok sosial, tetapi berkembang menjadi bagian dari kekuatan ekonomi masyarakat desa.

Ia juga membuka ruang kolaborasi dengan UIN Mataram, terutama dalam aspek penelitian dan pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, hubungan antara desa dan kampus nantinya perlu dibangun sebagai kemitraan jangka panjang.

"UIN kami harapkan menjadi partner desa. Ada perhatian khusus, ada kolaborasi dan elaborasi, karena ke depan mereka akan menjadi bagian dari keluarga besar Desa Gapuk," tuturnya.

Rencana kehadiran Kampus III UIN Mataram dinilai dapat membuka peluang lebih luas bagi kelompok perempuan untuk mengembangkan produk maupun usaha yang telah mereka miliki.

Dengan demikian, Puan Jaga diharapkan menjadi salah satu wadah yang membuat perempuan Desa Gapuk lebih siap menghadapi perubahan sosial sekaligus memanfaatkan peluang ekonomi yang muncul.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....