Gubernur Iqbal ke NTT: Kami Tahu Rasanya Hancur karena Gempa
- 20 Agt 2026 20:31 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal bersama Gubernur Bali I Wayan Koster mendatangi NTT untuk melihat langsung dampak gempa 7,7 SR dan memastikan dukungan bagi korban.
- Iqbal menegaskan NTB memahami penderitaan korban karena pernah mengalami gempa besar Lombok pada 2018 dan siap membantu NTT melalui solidaritas Bali–NTB–NTT.
RRI.CO.ID, Manggrai — Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhammad Iqbal mendatangi wilayah terdampak gempa 7,7 skala Richter di Nusa Tenggara Timur, Kamis, 20 Agustus 2026. Ia datang bersama Gubernur Bali I Wayan Koster untuk memastikan dukungan bagi korban gempa tidak berhenti pada pengiriman bantuan.
Gempa yang mengguncang NTT pada Sabtu, 15 Agustus 2026, menyebabkan 7.321 rumah rusak dan 71 orang meninggal dunia. Data tersebut disampaikan dalam peninjauan Iqbal dan Koster ke Posko Utama Penanganan Gempa M7,7 di Pusdalops BPBD Kabupaten Manggarai Barat.
Setibanya di posko, Iqbal dan Koster bertemu Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena. Mereka menerima laporan mengenai kondisi masyarakat terdampak, kerusakan rumah, serta kebutuhan pengungsi yang masih harus dipenuhi.
Tim BPBD Manggarai Barat juga menunjukkan sistem informasi kebencanaan yang memuat perkembangan penanganan secara real time. Besarnya dampak gempa terlihat dari ribuan rumah warga yang mengalami kerusakan, baik kategori berat, sedang maupun ringan.
Bagi Iqbal, kondisi tersebut bukan pengalaman baru. NTB pernah menghadapi rangkaian gempa besar yang mengguncang Lombok pada 2018. Saat itu, masyarakat NTB juga harus menghadapi kehilangan, kerusakan rumah, pengungsian, hingga proses panjang pemulihan pascabencana.
“Kami pernah merasakan hal yang sama dan sangat memahami bagaimana rasanya menghadapi bencana seperti ini. Kami hadir untuk menyampaikan bahwa saudara-saudara kami di NTT tidak sendiri,” kata Iqbal.
Menurut Iqbal, setelah gempa berhenti, persoalan yang dihadapi masyarakat justru semakin panjang. Pemerintah harus memastikan kebutuhan pengungsi terpenuhi, rumah dibangun kembali, aktivitas ekonomi pulih, dan rasa aman masyarakat dikembalikan.
Karena itu, kunjungan Iqbal ke NTT tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Dari Manggarai Barat, ia bersama Melki dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Manggarai Timur untuk melihat langsung kondisi wilayah terdampak.
Perjalanan menuju lokasi dilakukan menggunakan helikopter TNI AD jenis Bell 412 ER HA-5185. Iqbal dan Melki melanjutkan peninjauan, sementara Koster tetap berada di Manggarai Barat.
Kunjungan tersebut sekaligus memperkuat kerja sama regional Bali–NTB–NTT atau KR-BNN. Bagi Iqbal, kerja sama tiga provinsi tidak hanya diuji dalam urusan pembangunan, ekonomi, dan pemerintahan, tetapi juga ketika salah satu daerah menghadapi bencana.
“Kami ini bertiga saudara kembar. Kami akan memberikan apa yang kami bisa untuk membantu saudara-saudara kami di NTT,” ujar Iqbal.
Gubernur Bali I Wayan Koster menyampaikan hal serupa. Menurut dia, kedatangan Bali dan NTB ke NTT merupakan bentuk nyata hubungan persaudaraan yang selama ini dibangun ketiga provinsi.
“Kita ini bersaudara. Kalau saudara kita mengalami musibah, tentu kita ikut merasakan dan hadir untuk memberikan dukungan,” kata Koster.
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengapresiasi dukungan tersebut. Ia menilai kehadiran Bali dan NTB memberikan kekuatan tambahan bagi masyarakat NTT yang sedang menghadapi masa pemulihan.
Melki mengatakan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bahkan menilai kerja sama Bali, NTB, dan NTT sebagai salah satu contoh kerja sama regional yang nyata.
“Pak Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan kepada saya bahwa tiga provinsi ini adalah contoh kerja sama yang paling nyata dan betul-betul solid,” kata Melki.
Bagi NTB, solidaritas itu juga menjadi bentuk balasan atas semangat kemanusiaan yang selama ini terbangun di kawasan Bali-Nusra. Pengalaman menghadapi gempa Lombok pada 2018 membuat NTB memahami bahwa bantuan pada masa bencana bukan hanya soal logistik, tetapi juga tentang kehadiran dan dukungan moral.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....