Manfaatkan Limbah Pertanian Untuk Pakan Ternak

  • 20 Agt 2026 13:32 WIB
  •  Mataram

KBRN, Dompu : Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, merupakan salah satu daerah penyumbang pangan nasional. Produksi padi di daerah "Nggahi Rawi Pahu" ini, melimpah, bahkan surplus untuk pemenuhan pangan dalam daerah.

Selain padi, sejak tahun 2010, Kabupaten Dompu, juga penghasil jagung. Dua komoditi yang mengangkat nama daerah ini, limbahnya belum di manfaatkan dengan baik.

Petani, baik padi maupun jagung, hanya membiarkan dan membakar sisa-sisa panen seperti jerami, batang dan tongkol jagung.

Melimpahnya limbah pertanian ini, membuat Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, mengambil inisiatif memanfaatkan membludaknya limbah pertanian ini.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu Ilham mengatakan, sejak tahun 2023, pemanfaatan limbah peternakan ini, sudah dimanfaatkan.

“Kami sudah memiliki 10 UPTD pakan yang tersebar di 8 kecamatan. Dan tahun ini, kami berecana untuk menambahnya,” katanya, Kamis, 20 Agustus 2026.

Dengan memanfaatkan limbah pertanian yang melimpah, pembuatan pakan ternak dari limbah pertanian ini, akan memanfaatkan ex Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Lingkungan Larema, Kelurahan Simpasai.

UPT ini, selain produksinya dapat membantu peningkatan PAD sektor peternakan, juga untuk sarana edukasi kepada peternak, baik yang tergabung dalam Kelompok Tani Ternak, juga untuk peternak mandiri.

Ide besar ini, kata Ilham, selain di dasari limbah pertanian yang melimpah, juga akibat krisis pakan yang disebabkan el nino. Hasil pengolahan pakan dari limbah pertanian yang di fermentasi ini, bisa disimpan lama. Sehingga saat terjadi krisis pakan seperti saat ini, bisa diberikan kepada ternaknya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....