Polri dan DPRD NTB Perkuat Swasembada Pangan dari Sembalun
- 18 Agt 2026 09:57 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur — Dukungan terhadap program swasembada pangan nasional terus menguat dari daerah. Kali ini, Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Hj. Baiq Isvie Rupaeda, S.H., M.H., menyatakan dukungannya terhadap langkah Polri melalui Satgas Pangan yang mendorong penguatan produksi pertanian, salah satunya lewat panen raya dan penanaman bawang putih di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda panen raya sekaligus penanaman bawang putih secara serentak yang dilaksanakan di 17 provinsi. Sembalun menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian karena memiliki potensi besar dalam pengembangan komoditas bawang putih.
Isvie menilai keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan konkret terhadap agenda pemerintah dalam membangun kemandirian pangan. Menurutnya, keberhasilan swasembada tidak dapat hanya bertumpu pada satu institusi, melainkan membutuhkan kerja bersama antara pemerintah, aparat, petani dan masyarakat.
“Langkah Polri dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui panen raya dan penanaman bawang putih di Sembalun tentu patut kita apresiasi,” ujarnya, Senin 17 Agustus 2026.
Ia menegaskan, sektor pertanian memiliki posisi strategis dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, keberlanjutan program harus menjadi perhatian bersama agar hasilnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
“Kita berharap seluruh masyarakat NTB, khususnya masyarakat Sembalun, ikut mengambil bagian dan bersama-sama menyukseskan program ini,” katanya menegaskan.
Menurut Isvie, penguatan produksi bawang putih di Sembalun juga memiliki arti penting bagi daerah. Selain mendukung kebutuhan pangan nasional, peningkatan produktivitas pertanian diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap pendapatan dan kesejahteraan petani.
Ia pun mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung. Kondisi yang aman dan kondusif dinilai menjadi salah satu faktor penting agar kegiatan pertanian maupun agenda pemerintah dapat berjalan tanpa hambatan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat, terutama warga Sembalun, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar seluruh kegiatan panen raya serta penanaman bawang putih dapat berlangsung aman, tertib dan lancar,” ucapnya.
Pengembangan bawang putih di Sembalun diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak pertanian produktif di NTB. Dengan dukungan lintas sektor, program tersebut berpeluang memperkuat rantai produksi, meningkatkan kapasitas petani sekaligus menopang agenda swasembada pangan nasional.
Kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, DPRD, kelompok tani dan masyarakat menjadi kunci agar program ketahanan pangan berjalan berkelanjutan. Bagi NTB, penguatan sektor pertanian bukan hanya soal memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga memastikan petani menjadi bagian utama dari pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kalau semua unsur bergerak bersama dan menjaga keberlanjutan program, manfaatnya akan lebih besar bagi masyarakat dan petani,” katanya mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....