41 Anak Binaan Lombok Tengah Dapat Pengurangan Masa Pidana HUT RI ke-81

  • 17 Agt 2026 18:37 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia membawa kabar baik bagi 41 anak binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Lombok Tengah. Mereka mendapat pengurangan masa pidana (PMP) sebagai bentuk penghargaan atas perilaku baik selama menjalani masa pembinaan.

Pengurangan masa pidana tersebut diserahkan secara simbolis di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Praya, Senin 17 Agustus 2026. Penyerahan dilakukan Wakil Bupati Lombok Tengah Dr. H. Muhammad Nursiah, didampingi Kepala LPKA Kelas II Lombok Tengah dan Kepala Rutan Kelas IIB Praya.

Dua anak binaan hadir mewakili 41 penerima untuk menerima surat keputusan pengurangan masa pidana secara simbolis.

Kepala Seksi Registrasi dan Klasifikasi LPKA Kelas II Lombok Tengah, Ahmad Saepandi, mengatakan dari 41 anak binaan yang memperoleh PMP, sebanyak 40 orang menerima PMP Umum I dan satu orang menerima PMP Umum II.

Besaran pengurangan masa pidana yang diberikan juga bervariasi. Sebanyak 16 anak binaan mendapat pengurangan satu bulan, 17 orang mendapat pengurangan dua bulan, dan delapan orang memperoleh pengurangan tiga bulan.

Saepandi menjelaskan pemberian PMP merupakan bagian dari pemenuhan hak anak binaan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

PMP diberikan kepada anak binaan yang menunjukkan perilaku baik, mematuhi tata tertib, aktif mengikuti program pembinaan, serta mengalami penurunan tingkat risiko selama menjalani masa pidana.

“Pemberian Pengurangan Masa Pidana ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Anak Binaan untuk terus mengikuti program pembinaan dengan sungguh-sungguh, mempertahankan perilaku baik, serta meningkatkan kesiapan untuk kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pengurangan masa pidana tidak semata-mata menjadi bentuk penghargaan, tetapi juga diharapkan menjadi dorongan bagi anak binaan untuk terus memperbaiki diri.

Momentum HUT ke-81 RI pun diharapkan dapat menjadi titik penting bagi para anak binaan untuk menatap masa depan dengan lebih baik dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....