32 Paskibraka Lombok Timur Dikukuhkan, Bupati Tekankan Disiplin dan Pengabdian
- 17 Agt 2026 06:47 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Sebanyak 32 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lombok Timur dikukuhkan untuk menjalankan tugas pada rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Lombok Timur tahun 2026. Pengukuhan berlangsung di Pendopo Bupati Lombok Timur dan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya, Minggu 16 Agustus 2026.
Pengukuhan tersebut disaksikan Bupati Lombok Timur, Sekretaris Daerah, Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Hadir pula para orang tua atau wali dari anggota Paskibraka.
Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menyampaikan kebanggaannya sekaligus memberikan selamat kepada 32 anggota Paskibraka yang telah berhasil melalui proses seleksi dan persaingan yang ketat. Mereka dinilai sebagai pemuda pilihan yang dipercaya mengemban tugas membawa kehormatan bangsa.
"Ada ribuan siswa berlomba ingin menjadi bagian dari Paskibraka, akan tetapi hanya 32 orang yang terpilih dan berjasa memetik pengalaman keras untuk mengibarkan bendera Merah Putih. Tidak semua bisa dan memiliki kesempatan besar ini," ucap Haerul Warisin.
Menurutnya, tugas Paskibraka tidak sebatas mengibarkan bendera Merah Putih, tetapi juga menjadi simbol penghormatan terhadap sejarah perjuangan dan pengorbanan para pahlawan serta harapan masyarakat Indonesia. "Ketika berdiri tegak di hadapan Merah Putih, jangan hanya tegakkan badan saja, tapi tegakkan hati. Ingat wajah orang tua yang setiap hari mendoakan, wajah guru yang telah membimbing, dan ingat pejuang yang telah mengorbankan jiwa raganya sehingga hari ini menjadi bangsa yang merdeka," ujarnya.
Bupati mengingatkan para anggota Paskibraka agar pengalaman selama menjalankan tugas tidak berhenti setelah rangkaian upacara selesai. Kedisiplinan yang telah ditanamkan selama pelatihan diminta terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Disiplin yang diterima itu harus menjadi karakter dan terus dibawa di kehidupan sehari-hari, jangan merubah itu. Ibadah tidak boleh dilupakan, bakti pada orang tua tidak boleh tidak dilakukan. Jangan begitu selesai kemudian pakaian Paskibraka dibuka dan semua ikut selesai," katanya.
Para anggota Paskibraka juga diharapkan menjadikan keteladanan sebagai karakter, kekompakan sebagai kekuatan, keberanian sebagai bekal, dan Merah Putih sebagai pilar dalam menjalankan peran sebagai putra-putri Indonesia.
Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang dinilai memiliki peran besar dalam keberhasilan anak-anak mereka. Dukungan, doa, pengorbanan, serta kesabaran orang tua selama proses pelatihan menjadi bagian penting dari keberhasilan para anggota Paskibraka.
"Dibalik anak-anak hebat ini, ada doa dan pengorbanan orang tua yang luar biasa. Mungkin selama pelatihan, ada rasa khawatir, lelah dan rindu terhadap anak," ujarnya.
Apresiasi juga diberikan kepada para pembina dan pelatih yang telah memberikan gemblengan serta menanamkan disiplin tinggi kepada seluruh anggota Paskibraka. "Pembina dan pelatih dengan susah payah menanamkan disiplin tinggi itu pada semua anggota Paskibraka. Saat mengibarkan bendera Merah Putih, nantinya tidak saja dilihat oleh peserta apel, tapi dilihat seluruh masyarakat Lombok Timur dan masyarakat Indonesia umumnya. Ikuti apa yang sudah menjadi petunjuk pelatih," tutupnya.
Sebanyak 32 anggota Paskibraka tersebut selanjutnya akan menjalankan tugas pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Lombok Timur. Mereka akan bertugas hingga prosesi penurunan bendera yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Lombok Timur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....